Berikut 5 Poin Piagam Klaten Hasil ICHC ke-35
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.
Inovasi baru yakni dengan nama Kursi Oksitosin ibu menyusui (KORSIMU)./istimewa
JOGJA—Perkembangan teknologi semakin pesat, maka tak heran jika banyak muncul teknologi modern untuk membantu di bidang Kesehatan. Seperti halnya yang dilakukan oleh dosen Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta Dr. Mufdlilah, S.Pd., S.Si.T., M.Sc, Dian Retnaningdiah, S,E., M.Si., Veni Fatmawati, S.S.T.Ft., M.Fis. membuat salah satu inovasi baru yakni dengan nama Kursi Oksitosin ibu menyusui (KORSIMU)
Ketua tim Dr. Mufdlilah pada saat ditemui Sabtu (07/01) mengatakan kursi yang ada selama ini untuk ibu menyusui tidak ergonomis dan menimbulkan rasa ketidaknyamanan, keadaaan ini dapat mengganggu proses produksi ASI, dikarenakan ibu mudah lelah, nyeri pada bagian leher, punggung, dan pinggang. Oleh karena itu, perlu memperhatikan ergonomis dalam merancang kursi untuk ibu menyusui.
“Rancangan dasar kursi yang ergonomis harus memperhatikan sudut pandang anatomi, fisiologi, dan biologis yang didasarkan pada antropometri,” tutur Mufdlilah.
Mufdlilah menambahkan, bahwa negara Indonesia memiliki beberapa kursi yang serupa seperti KORSIMU, yaitu kursi pijat dan kursi menyusui biasa. Manfaat dari kursi pijat hanya sebagai kursi relaksasi sedangkan kursi menyusui biasa hanya sebagai kursi untuk ibu menyusui, sehingga inovasi ini, dapat membantu ibu dalam menyusui bayinya bukan hanya sekadar duduk untuk menyusui melainkan mendapatkan fasilitas pijatan oksitosin.
Manfaat pijatan Oksitosin
Keunggulan KORSIMU
KORSIMU sudah diuji coba pada enam ibu menyusui, hasil penelitian didapatkan bahwa empat dari enam ibu menyusui menyatakan ASI keluar lancar setelah menggunakan KORSIMU.
Pada 23 November 2022 KORSIMU telah mendapatkan hak paten sederhana dengan nomor paten IDS000005262 dari Direktorat jendral kekayaan intelektual kementrian hukum dan hak asasi manusia Republik Indonesia. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.