BMKG: Gempa M4,1 Guncang Jembrana Dipicu Sesar Aktif Dasar Laut
Gempa M4,1 mengguncang Jembrana, Bali, Senin malam. BMKG menyatakan gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sejumlah pelajar Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta mendapatkan penjelasakn terkait jurusan dari perwakilan UNY, Rabu (11/1/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Siswa jenjang sekolah menengah perlu dikenalkan pada perguruan tinggi sejak dini agar tidak salah dalam memilih jurusan. Ketepatan dalam memilih perguruan tinggi juga dapat mendukung perkembangan karier mereka.
Merespons kebutuhan perguruan tinggi bagi siswa, Madrasah Muallimat Muhammadiyah Yogyakarta memfasilitasi santrinya terutama jenjang Madrasah Aliyah (jenjang SMA) untuk mengenal jurusan pada jenjang pendidikan selanjutnya. Kegiatan bertajuk Career Day ini menghadirkan sedikitnya 15 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Jogja yang digelar di sekolah setempat, Rabu (11/1/2023).
“Ini sangat penting karena sekolah tingkat menengah ini kan dasar, yang nanti harus dilanjutkan ke perguruan tinggi. Pilihan perguruan tinggi yang tepat itu akan sangat membantu dia mengalami percepatan dalam kariernya, kalau nanti salah memilih [jurusan] perguruan tinggi menjadi tidak efektif dan efisien waktunya,” kata Badan Pembina Harian Madrasah Muallimin dan Muallimat Muhammadiyah, Ridwan Furqoni, Rabu (11/1/2023).
BACA JUGA : 7 Perguruan Tinggi DIY Ikut Sukseskan Pemilu
Ia menambahkan dengan diberikan pendampingan maka para santrinya tepat dalam memilih jurursan di perguruan tinggi. Mereka bisa memilih sesuai dengan minat dan potensinya sehingga saat masuk nantinya dalam mengikuti prosesnya dengan lancar. “Jadi mereka kami siapkan untuk mengenal perguruan tinggi lebih awal agar nanti pilihannya tepat, sesuai potensi dan minat para siswa. Sehingga saat lulus dia tidak kebingungan,” katanya.
Direktur Madrasah Muallimat, Unik Rasyidah menambahkan nyaris 100% siswa di sekolahnya melanjutkan ke perguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Lulusan yang melanjutkan pendidikan sarjana di luar negeri di antaranya di China, Mesir dan Turki. Melalui program Career Day tersebut pengelola perguruan tinggi dihadirkan langsung ke sekolah untuk memberikan penjelasan kepada siswa tentang peminatan jurusan dan proses mendaftarnya.
Siswa cukup antusias karena selain mendapatkan hiburan, mereka juga mendapatkan informasi tentang perguruan tinggi sejak awal. Program ini menjadi kegiatan rutin tahunan Madrasah Muallimat Muhammadiyah Jogja.
BACA JUGA : 8 Perguruan Tinggi Sepakat Bareng-Bareng Rumuskan
“Wawasan perguruan tinggi dikenalkan sejak awal kelas 1 SMA, maka ini penting untuk anak-anak kami sejak MTs [jenjang SMP] karena di sekolah kami ada Aliyah [SMA] dan MTs [SMP], sejak awal banyak mengenal perguruan tinggi ada PTN dan PTS,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,1 mengguncang Jembrana, Bali, Senin malam. BMKG menyatakan gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Spanyol 2026 sukses mencapai final Piala Dunia dengan gaya bermain yang berbeda dari generasi juara dunia 2010. Lamine Yamal menjadi simbol transformasi La Roja
JBBA 2026 hadir sebagai ajang penghargaan bisnis di Jogja dengan fokus keberlanjutan, budaya, dan dampak sosial. Penilaian berbasis riset independen.
Polres Bantul mengamankan pemuda asal Kota Jogja yang kedapatan membawa 24 tablet Alprazolam tanpa resep dokter di Kasihan. Polisi kini menelusuri asal oba
FIFA tunjuk wasit AS Ismail Elfath pimpin semifinal Inggris vs Argentina. Pernah jadi ofisial final Messi di 2022, Elfath siap hadapi laga panas.
ChatGPT down massal Rabu pagi, versi desktop error, mobile lambat. OpenAI konfirmasi gangguan login & error, tengah diselidiki. Downdetector catat 68 laporan.