Sungai Dunia Kehilangan Oksigen, Ekosistem Air Tawar Terancam
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Rektor UII Prof. Fathul Wahid menyerahkan kartu BPJamsostek kepada peserta KKN didampingi Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJamsostek, Sofia Nur Hidayati, Kamis (12/1/2023). /Harian Jogja-Abdul Hamied Razak.
Harianjogja.com JOGJA- Ratusan mahasiswa Universitas Islam Indonesia yang menjalani kuliah kerja nyata (KKN) di wilayah DIY-Jawa Tengah mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJamsostek.
Rektor UII Profesor Fathul Wahid mengatakan peserta KKN tersebut akan menyebar di enam kabupaten baik di Gunungkidul, Bantul, Sleman (DIY) maupun di Magelang, Purworejo dan Kebumen (Jateng). Total peserta KKN yang diberangkatkan sebanyak 827 orang melakukan pendampingan di 17 desa dan 105 dusun.
Rinciannya mahasiswa yang KKN di Gunungkidul sebanyak 144 orang, Bantul (36 orang), Sleman (48 orang), Magelang (359 orang), Purworejo (143 orang) dan Kebumen (96 orang). "Ini merupakan mitra lama kami yang sudah bekerja sama dengan UII dengan konsep pendampingan desa mitra agar program ini berkesibambungan sampai desa tersebut bisa mandiri," katanya di sela pelepasan mahasiswa KKN UII, Kamis (12/1/2023).
Di Magelang, lanjut Fathul, ada lokasi yang memiliki potensi wisata kemudisn didesainkan embungnya, kami buatkan RAB dan dana pembangunannya dari sumber lain. Di beberapa tempat, juga sudah dikembangkan jalur wisata supaya warga bisa maju bersama. Termasuk mendampingi pendirian BUMDes.
"Alhamdulillah mahasiswa kami selama di lapangan mengikuti KKN juga dilindungi. Ini program kedua kalinya kami bekerjasama dengan BPJamsostek untuk menambah ketenangan, rasa aman dan nyaman mahasiswa KKN selama beraktifitas," katanya.
Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII Eko Siswoyo menilai perlindungan bagi peserta KKN dinilai sangat penting. Pasalnya potensi risiko yang dihadapi peserta KKN juga tidak sedikit. "Risikonya pada lokasi seperti di Magelang atas, medannya yang naik turun. Tidak semua peserta terbiasa dengan jalur tersebut sehingga rawan kecelakaan," katanya.
Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Jogja, Sofia Nur Hidayati mengatakan mahasiswa yang mengikuti magang, KKN, PKL, dan aktivitas kampus lainnya bisa dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal itu mengacu pada Permenaker No 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua bagi Kerja praktek KKN dan Magang.
"Ada banyak manfaat yang diperoleh karena dengan iuran yang terjangkau, bisa mengcover dua jaminan yakni JKK dan JKM. Apalagi mereka memiliki risiko kerja, dari berangkat, saat bekerja, dan perjalanan pulang sehingga dapat perlindungan dari BPJamsostek," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.
RD Kongo umumkan skuad Piala Dunia 2026, Yoane Wissa jadi andalan. Simak daftar lengkap pemainnya di sini.