Masa Berlaku SIM Habis? Segera Perpanjang Hari Ini 29 September di MPP Manding Bantul
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Penyaluran beasiswa untuk pelajar dari jenjang SD hingga SMA di wilayah DIY, Selasa (17/1/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 507 pelajar dari jenjang SD hingga SMA di wilayah DIY diberikan bantuan beasiswa dari hasil sumbangan atau zakat infak sedekah (ZIS) para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Disdikpora DIY. Bantuan beasiswa itu disalurkan di Kantor Disdikpora DIY, Selasa (17/1/2023).
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan beasiswa itu diberikan kepada 149 siswa SD, 88 siswa SMP, 82 pelajar SMA, 88 pelajar SMK dan 102 pelajar SLB di seluruh DIY. Adapun nominalnya berbeda-beda, bagi siswa SD memperoleh Rp1 juta per siswa, SML Rp1,2 juta, SMA dan SMK sebesar Rp1,5 juta dan SLB senilai Rp1 juta. “Total beasiswa yang disalurkan sebesar Rp608 juta,” katanya, Selasa.
BACA JUGA : Ribuan Pelajar DIY Peroleh Manfaat Danais Lewat Beasiswa
Para pelajar penerima beasiswa tersebut secara umum memiliki syarat kurang mampu dan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan maupun beasiswa dari pemerintah. Selain itu dalam satu keluarga memiliki beban tanggungjawab anak sekolah lebih satu pelajar juga masuk dalam kriteria penerima. Selain dari pihak luar, beberapa di antaranya ada dari kalangan anak dari pekerjua honorer di lingkungan dinas seperti pekerja kebersihan dan petugas keamanan.
“Misalnya dalam satu keluarga anak yang sekolah ada tiga, ini termasuk yang kami berikan bantuan. Karena tujuannya meringankan,” kata Didik.
Didik mengatakan dana beasiswa tersebut dihimpun dari kalangan PNS di lingkungan Disdikpora DIY. Selain disalurkan untuk beasiswa juga melalui Baznas untuk program lain. “Ini hasil penggalangan ZIS tidak sampai setahun,” katanya.
Ia berpesan kepada penerima beasiswa agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk kebutuhan pendidikan. Oleh karena itu para orangtua harus memantau penggunaan beasiswa tersebut. Beberapa contoh yang diperbolehkan dana tersebut antara lain untuk membeli tas, buku, sepatu hingga kuota internet untuk mendukung proses pembelajaran.
BACA JUGA : Ribuan Siswa SMA dan SMK di Bantul Terima Beasiswa PIP
Hanya saja, ia mengingat terkait pembelian kuota internet harus dibatasi jangan sampai hanya digunakan untuk bermain gim di gadget. “Orangtua tolong dibantu cara menyalurkan yang diterima putra putri supaya mempermudah dalam akses pendidikan, dalam mencapai cita-cita. Dana ini memang tidak besar tetapi dapat mengurangi beban dan mendapatkan Layanan pendidikan menjadi lebih baik. Kurangi kegiatan yang sifatnya tidak perlu.
“Bukan berarti melarang menggunakan gadget, tetapi harus pada tempatnya, untuk kegiatan positif untuk mencari materi belajar. Karena sumber belajar tidak hanya guru tetapi dengan dipandu guru bisa diarahkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.