Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Direktur Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menghadiri Kick Off SMK Pusat Keunggulan Elektrifikasi Industri Otomotif di wilayah Jawa, Senin (31/1/2023) di SMK-SMTI Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Indonesia masih membutuhkan SDM-SDM yang mampu memproduksi kendaraan full listrik. Untuk itu, Toyota Indonesia meluncurkan program pengembangan 10 SMK percontohan sebagai pusat vokasi edukasi elektrifikasi industri otomotif.
"Program tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi lulusan SMK dengan menerapkan pola link and match antara kebutuhan industri dengan dunia pendidikan," kata Direktur Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam usai kegiatan Kick Off SMK Pusat Keunggulan Elektrifikasi Industri Otomotif di wilayah Jawa, di SMK-SMTI Jogja, Senin (31/1/2023)
Melalui kegiatan ini, Toyota Indonesia tak hanya mendonasikan alat praktik berteknologi Augmented Reality yang berisi informasi mengenai elektrifikasi namun juga membantu para guru SMK merancang kurikulum praktik guna melahirkan SDM otomotif di era elektrifikasi dan netralitas karbon dengan kompetesi siap pakai.
Baca juga: Segini Nominal Uang Ganti Rugi Sultan Ground Jika Dibebaskan untuk Tol Jogja Bawen
"Upaya pengembangan kualitas SDM terus dilakukan secara terus menerus, agar peningkatan dan proses transfer teknologi bisa berjalan. Sehingga Indonesia memiliki generasi muda yang ahli dan terampil dalam menghadapi tantangan era elektrifikasi," kata Bob.
Pihaknya terus memperkuat kompetensi SDM Vokasi sebagai ‘Center of Excellence’ yang menjadi elemen penting menjawab tantangan ekonomi dan industri, khususnya ketika memasuki era elektrifikasi. "Kami terus berupaya berkontribusi pada peningkatan kemampuan SDM nasional melalui kontribusi sosial, serta berbagai inisiatif dalam program Toyota Berbagi yang salah satunya berfokus pada pilar pendidikan," katanya.
Dia meyakini, tanpa didukung sumber daya ahli dan kompeten, maka tantangan transformasi industri tidak dapat berjalan secara berkelanjutan. Setidaknya lanjut Bob Azam dibutuhkan tiga tahun untuk mencetak SDM yang handal untuk menguasai teknologi elektrifikasi. "Harapannya, melalui publik advokasi teknologi elektrifikasi di bangku sekolah menengah, dapat menjawab kebutuhan SDM unggulan berkompetensi spesifik serta bersertifikasi yang siap berkarya hingga bersaing di kompetisi industri domestik maupun global,” ujarnya.
Kepala SMK-SMTI Yogyakarta, Rr. Ening Kaekasiwi mengatakan lembaga pendidikannya sudah merespon kebutuhan industri karena kurikulum yang diajarkan sudah link and mach dengan kebutuhan industri. "Kami sudah masuk yang namanya dual system di mana 50 persen belajar di sekolah dan 50 persen di industri. Tidak ada halangan bagi kami dan siswa. Kami juga ada jurusan elektronika meski masih dasar sehingga dengan program ini bisa lebih diperdalam," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Menikah di KUA mulai dilirik warga Kulonprogo. Selain gratis, faktor kepraktisan, waktu, dan fleksibilitas resepsi turut menjadi alasan.
Polri menyiapkan anjungan cetak SKCK secara mandiri. Simak cara membuat SKCK online hingga mencetaknya tanpa ke kantor polisi.
PPP mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-DIY untuk memperkuat konsolidasi dan regenerasi menjelang Pemilu 2029.
Jadwal atlet Indonesia di Asian Games 27 September 2026. Skateboard, bulu tangkis, panahan, menembak hingga hoki bertanding.
UMP 2027 diusulkan naik 7,7%-9,5%. Simak daftar lengkap UMP 2026 seluruh provinsi di Indonesia.