Delegasi Dunia Ramaikan CFD Klaten, KLIC Fest 2026 Resmi Dimulai
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.
Direktur Utama GeTI Incubator Amalia S. Prabowo saat memberikan voucher pelatihan secara simbolis di UII pada Jumat (3/2/2023)./Istimewa
JOGJA—Kerja sama antara UII, Kartu Prakerja, dan tiga penyedia layanan pelatihan Prakerja dilakukan pada Jumat (3/2/2023). Kerja sama tersebut membuahkan 30.000 voucher pelatihan gratis yang akan membantu mahasiswa UII mempersiapkan diri dan menambah keterampilannya untuk memasuki dunia kerja.
Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik dan Riset UII Jaka Nugraha mengapresiasi kerja sama tersebut. “Kerja sama ini patut didukung karena sangat dibutuhkan oleh mahasiswa juga alumni UII, akan sangat membantu sekali,” katanya saat sambutan, Jumat sore.
Jaka menjelaskan pihaknya mendukung segala bentuk program yang membantu mahasiswanya, terutama dalam peningkatan keterampilan. “Program ini patut didorong untuk diikuti mahasiswa kami karena sangat membantu mereka agar lebih siap dalam menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyebut hanya 10 persen angkatan kerja Indonesia yang pernah ikut pelatihan di luar pendidikan formal. “Hal inilah yang membuat pemerintah berinvestasi besar dalam peningkatan kompetensi angkatan kerja, baik skilling, reskilling maupun upskilling, melalui Program Kartu Prakerja,” katanya.
Denni yang menandatangani Nota Kesepahaman dengan UII tersebut menjelaskan perlu ada sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan swasta agar program Prakerja dapat mencetak tenaga kerja yang terampil. “Belajar harus menjadi semangat dan gerakan baru bagi angkatan kerja kita. Di sinilah Program Kartu Prakerja menciptakan kultur baru. Bahwa kita harus terus belajar, dari lahir sampai liang lahat. Yang tidak belajar, tidak keren,” jelasnya.
Salah satu penyedia layanan Prakerja yaitu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) GeTI dengan program GeTI Incubator memberikan voucher pelatihan ke UII sebanyak 10.000 agar mahasiswa dapat mengakses layanannya. Direktur Utama GeTI Incubator Amalia S. Prabowo menyebut pemberian voucher tersebut sebagai bukti komitmennya untuk membantu mahasiswa meningkatkan keterampilannya sebelum kerja.
Amalia berharap lewat pemberian voucher tersebut mahasiswa UII dapat mengakses dua pelatihan yang disediakannya di platform Kartu Prakerja. “Kami menyediakan pelatihan wirausaha dan pemasaran digital yang dapat diakses dengan mudah,” ujarnya.
Layanan pelatihan LPK GeTI, jelas Amalia, sudah terbukti kualitasnya. “Layanan kami sudah diassesment berbagai lembaga dan terbukti unggul untuk meningkatkan keterampilan pesertanya. Harapannya mahasiswa ini nanti setelah mengikuti pelatihan dapat mempersingkat waktu tunggu kerja,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.
Kenali perbedaan BEV, HEV, PHEV, dan REEV pada mobil listrik dan hybrid sebelum memilih kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Jose Mourinho dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk kembali melatih Real Madrid dengan kontrak dua tahun.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S