Top Ten News Harianjogja.com Edisi Rabu 20 Mei 2026
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII Johan Arifin. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII Johan Arifin mendorong mahasiswa agar berifat inklusif atau terbuka dengan pendapat orang lain. Hal itu disampaikan saat mengisi kajian Ramadan di Masjid Al-Muqtashidin fakultas setempat.
Johan mengungkap sifat inklusif sebenarnya tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa, akan tetapi dosen pun juga harus demikian. Jangan sampai hanya menerima pendapat dari kelompoknya saja.
BACA JUGA : Berapa Biaya Hidup Mahasiswa di Jogja per Bulan?
“Tidak hanya kalangan mahasiswa tendik dan dosen, tidak eksklusif, tetapi harus inklusif mau menerima pendapat orang lain. Jangan sampai tidak mau menerima pendapat orang lain tidak mau membuka diri, maka jadilah mahasiswa yang inklusif, membuka diri mau menerima pendapat orang lain meskipun berbeda, asal tidak menganggu akidah,” katanya sebagaimana dipantau melalui akun Youtube, Minggu (26/3/2023).
Ia mengatakan terbuka dengan siapa pun menjadi komitmen kampus UII meski sebagai kampus berlabel Islam. “Meskipun kuliah di UII harus tetap terbuka mau menerima pendapat orang lain meskipun beda keyakinan atau pendapat. Barangkali dia lebih baik dari kita, barangkali pendapat dia lebih benar,” katanya.
BACA JUGA : Mahasiswa UGM yang Loncat dari Lantai 11 Dipastikan
Ketua Takmir Masjid Al- Al-Muqtashidin FBE UII Rizki Hamdani mengatakan tema Ramadan tahun adalah Mahasiswa UII yang Substantif, Inklusif, Kontributif. Tema ini diambil sebagai upaya mendorong mahasiswa agar terbuka dengan berbagai pendapat sekaligus diterapkan dalam rangkaian kegiatan. Salah satunya membuka diri dengan berbagai kajian Ramadan bagi masyarakat serta memberikan buka puasa gratis kepada siapa saja yang datang ke Masjid fakultas.
“Bulan Ramadan ini sebagai momentum ilmu amaliah, amal ilmiah. Harapannya juga dengan adanya kegiatan semarak Ramadan ini dapat meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal kebaikan serta menjadi saat yang sangat tepat untuk lebih meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Luciano Spalletti dikabarkan siap mundur dari Juventus jika gagal membawa klub lolos ke Liga Champions musim depan.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
DPRD DIY siapkan Raperda perlindungan karst yang lebih luas, mencakup seluruh ekosistem dari ancaman pembangunan hingga pertambangan. Simak detailnya di sini.
Bolehkan berkurban meski belum aqiqah? Ini penjelasan hukum Islam bahwa kurban dan aqiqah adalah ibadah berbeda.
BTS dipastikan konser di GBK Jakarta 26–27 Desember 2026 dalam tur dunia ARIRANG dengan tiket mulai Rp1,8 juta.