BMKG: Gempa M4,1 Guncang Jembrana Dipicu Sesar Aktif Dasar Laut
Gempa M4,1 mengguncang Jembrana, Bali, Senin malam. BMKG menyatakan gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Suparwoko (kanan) saat menerima SK Profesor yang diserahkan oleh Rektor UII Fathul Wahid, Rabu (12/4/2023). /Istimewa-uii.
Harianjogja.com, JOGJA—Ahli Tata Kota dari Fakultas Teknil Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (UII) Suparwoko akhirnya memperoleh gelar akademik tertinggi Profesor dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penyerahan SK Profesor dari Kemendikbud yang diwakili LLDikti Wilayah V kepada Rektor UII telah dilakukan di kampus setempat pada Rabu (12/4/2023).
Suparwoko merupakan dosen Arsitektur UII juga anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang selama ini sering menyuarakan terkait konsep green building atau populernya ramah lingkungan. Ia pernah menjadi anggota Dewan Perumahan DIY dan Tim Ahli Profesional Izin Mendirikan Bangunan Kabupaten Bantul. Ia membangun Masjid di Jalan Daendels Purworejo dengan konsep ramah lingkungan. Selain sebagai tempat beribadah sekaligus menjadi lokasi istirahat.
BACA JUGA : Sultan: Tata Kota Kulonprogo Harus Sesuai Aerotropolis
Atas kemampuan pada keilmuan yang digelutinya sebagai ahli tata kota, ia pun memperoleh gelar professor setelah menunggu sekitar tiga tahun. “Beliau adalah profesor ke-30 yang lahir dari rahim Universitas Islam Indonesia. Saat ini, alhamdulillah, saat ini proporsi dosen yang menjadi profesor adalah 3,8% [30 dari 790 dosen]. Secara nasional, persentase professor baru sekitar 2% dari seluruh dosen di perguruan tinggi,” kata Rektor UII Profesor Fathul Wahid dalam rilisnya, Kamis (13/4/2023).
Fathul berharap gelar professor itu dapat membuka berjuta pintu keberkahan, tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi terlebih untuk lembaga dan masyarakat luas. Sehingga ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V, Profesor Aris Junaidi menyatakan professor merupakan gelar akademik tertinggi yang meraihnya butuh proses panjang. Di sisi lain, Suparwoko memiliki keahlian khusus di bidang tata kota sehingga dengan gelar tersebut harapannya ilmunya semakin bermanfaat.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Siapkan Aplikasi Tata Ruang dan Pertanahan
“Selain itu lebih produktif lagi karena akan ada tambahan tugas khusus sebagai profesor, terutama pemenuhan kewajiban tri dharma perguruan tinggi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,1 mengguncang Jembrana, Bali, Senin malam. BMKG menyatakan gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Prancis tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-2 dari Spanyol. Kylian Mbappe menjadi sorotan dan mendapat kritik tajam dari media Prancis.
macOS Golden Gate Public Beta rilis! Fitur Siri AI, Liquid Glass, dan peningkatan performa. Hanya untuk Mac Apple Silicon, wajib backup data sebelum instalasi.
Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan di Gunungkidul. Dampaknya, harga ayam naik menjadi Rp35.000 per kilogram, diikuti kenaikan telur dan cabai rawit.
Madonna cetak album nomor 1 ke-10 dengan Confessions II, terjual 134.000 unit dan kalahkan Olivia Rodrigo. Album sekuel 20 tahun ini langsung puncaki Billboard
TNI berencana membangun Batalyon Teritorial Pembangunan di Banyusoco, Playen, Gunungkidul dengan kebutuhan lahan 70 hektare. Sebelumnya Polda DIY juga menyiapka