Sederet Cara Unik Ayah Mendidik Anak, Tidak Dimiliki Ibu

Tri Indah Lestari (ST22)
Tri Indah Lestari (ST22) Kamis, 18 Mei 2023 11:07 WIB
Sederet Cara Unik Ayah Mendidik Anak, Tidak Dimiliki Ibu

Ilustasi ayah bermain dengan anak./Freepik\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Pandangan bahwa tugas utama ibu ialah mengurus anak dan tugas ayah mencari nafkah membuat peran ayah jarang terlibat dalam mendidik anak. Padahal peran keduanya sangat penting dalam tumbuh kembang anak.

Melansir dari laman United States Children's Bureau menurut penelitian dari Departemen Kesehatan & Layanan Masyarakat AS menunjukkan ibu dan ayah memiliki gaya bermain dan berkomunikasi yang berbeda. Keduanya memainkan peran unik namun penting dalam perkembangan anak antara lain:

- Para ayah mendorong anak untuk banyak bereksplorasi, perilaku mandiri pada anak, dan anak terlibat dalam permainan yang meningkatkan kemampuan fisik daripada kebanyakan ibu.

- Saat berbicara dengan anak kecil, ibu cenderung menyederhanakan kata-kata mereka menyesuaikan tingkat berbicara anak. Ayah berbicara dengan cara yang mampu memperluas dan menantang kompetensi bahasa anak.

- Dalam hal disiplin, ibu lebih cenderung menunjukkan kehangatan dan penalaran dengan anak mereka sementara ayah cenderung lebih tegas dan menuntut.

Baca juga: Mungkin Kamu Belum Tahu, Ini 5 Fakta Menarik Selingkuh

Bahkan peran ayah dalam mengasuh dapat memberikan pengaruh yang berbeda seiring anak bertumbuh, yaitu:

- Bagi anak laki-laki, sosok ayah mungkin akan jadi panutan. Sejumlah studi menemukan bahwa pengaruh ayah berhubungan dengan seberapa ramah anak laki-laki.

- Bagi anak perempuan, selain rasa aman hubungan baik antara ayah dan anak perempuan berdampak pada pembentukkan harga diri dan persepsi diri anak, terutama saat mereka beranjak remaja.

- Remaja, memasuki masa ini ayah akan berperan penting dalam menciptakan batasan atau mungkin membantu remaja melebarkan sayap mereka.

Penelitian lain menunjukkan bahwa anak-anak dengan keterlibatan ayah yang aktif dalam mengasuh anak 43% lebih mungkin mendapatkan nilai A di sekolah dan 33% lebih kecil kemungkinannya untuk mengulang kelas.

Anak pun memiliki semangat belajar yang lebih tinggi serta berperilaku baik misalnya tak terlibat masalah disiplin bahkan lebih mungkin berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Membuat anak lebih nyaman beraktivitas di sekolah.

Oleh karena itulah ayah memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak secara singkat dalam meningkatkan kemampuan anak dari segi kognitif, sosial, fisik, hingga akademik anak.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online