Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 17 September 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 17 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jadwal dari kedua arah.
Pelaksanaan sosialisasi perda Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa yang juga diisi dengan metode baca aksara Jawa dengan Cara Ngapak. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pegiat Bahasa Aksara Jawa Ahmad Fikri menyatakan Bahasa Jawa terutama materi aksara Jawa menjadi hal yang menakutkan di kalangan siswa. Hampir Sebagian besar siswa tidak mampu membaca aksara Jawa dengan baik.
Oleh karena itu ia menciptakan sebuah metode cara membaca aksara Jawa dengan mudah yaitu Cara Ngapak. Metode ini bukanlah membaca dengan menggunakan logat banyumasan. Maksud dari Cara Ngapak adalah lima huruf aksara Jawa yaitu Ca, Ra, Nga, Pa, dan Ka kemudian disingkap menjadi Cara Ngapak.
BACA JUGA : Jogja, Ujung Tombak Memasifkan Aksara Jawa
“Sebenarnya yang menjadi kendala saat memperlajari aksara Jawa itu di metode, karena dari dulu sifatnya hanya hafalan. Kami suguhkan tidak perlu menghafal,” katanya dalam Sosialisasi Perda DIY No.2/2021 tentang Pemeliharaan dan Pengembangan Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa di SMP Maarif Gamping Sleman.
Salah satu contohnya dengan memulai dari aksara Ca yang bentuknya memiliki simpul di bagian kiri bawah dan suduh lancip ke dalam bagian atas kanan. Hanya dengan memainkan bentuk aksara Ca ini secara otomatis dapat menghafal aksara lain.
Misalnya Ca bisa menghasilkan hafalan bentuk aksara Sa karena menghilangkan sudut lancip bagian atas, kemudian jika Ca dibalik akan menjadi aksara Da. Begitu juga ketika Ca dihilangkan simpulnya bisa menjadi Wa dan Ca bisa berubah menjadi Dha dengan mengilangkan simpul di bawah lalu menggantinya dengan gerigi di bagian tengah.
Penemu metode Cara Ngapak ini menegaskan metode itu terbukti efektif dengan cepat pelajar di beberapa sekolah yang menerapkan dapat membaca aksara Jawa. Metode ini sudah teruji serta memperoleh penghargaan terbaik pada ajang olimpade siswa tingkat nasional. Menurutnya seseorang yang mahir baca tulis aksara Jawa dengan sendirinya akan mudah membaca maupun memahami naskah kuno yang ditulis dengan aksara Kawi.
BACA JUGA : Unggahan Medsos Bakal Bisa Pakai Aksara Jawa
“Hanya dengan mengingat lima aksara Jawa ini, maka bisa mengingat semuanya [20 aksara Jawa], prinsipnya tidak dihafal tetapi dipahami metodenya,” katanya.
Anggota Komisi D DPRD DIY Syukron Arif Muttaqin mengapresiasi metode tersebut. Harapannya dapat memudahkan pelajar dan masyarakat dalam membaca aksara Jawa. Saat ini DIY sudah memiliki Perda Pemeliharaan dan Pengembangan Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa. Oleh karena itu ke depan Bahasa dan aksara Jawa akan memiliki peran penting di berbagai institusi pemerintahan dan masyarakat.
“Harapan kami bisa diterapkan bahwa Bahasa dan aksara Jaw aini menjadi syarat seperti ketika pejabat akan naik pangkat dan sejenisnya, karena ini sejalan dengan keistimewaan DIY,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 17 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jadwal dari kedua arah.
Veda Ega Pratama melesat dari P19 ke P4 di Moto3 Austria 2026 sebelum terkena double Long Lap Penalty dan finis P13.
NTP nasional mencapai rekor 129,19 pada Agustus 2026, naik 1,05% dari Juli. Pemerintah juga menekan biaya pupuk dan menjamin harga gabah.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
MRS 2026 putaran empat menjadi uji coba perangkat elektronik Sirkuit Mandalika sekaligus menjaga grip lintasan menjelang MotoGP Indonesia 2026.
AJI Yogyakarta mendesak perusahaan media memperkuat SOP keselamatan jurnalis, termasuk pelatihan, APD, mitigasi, komunikasi, dan evakuasi.