Magelang Siap Gelar Interhash, Distoria, dan SBY Cup 2026
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Rektor UII Profesor Fathul Wahid. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Profesor Fathul Wahid mengungkap sejumlah manfaat ketidakteraturan atau kesemrawutan. Pesan itu disampaikan di hadapan para peserta wisuda di kampus setempat pada Sabtu (27/5/2023). Guru Besar bidang teknologi informasi ini menyampaikan harapan agar tidak selalu mengharapkan kesempurnaan.
Fathul mengungkap awalnya ia termasuk kategori orang yang selalu membayangkan kesempurnaan. Akan tetapi bukunya Abrahamson dan Freedman yang berjudul A Perfect Mess atau Kesemrawutan yang Sempurna mengubah pola pikirnya. Ia berangsur mengadopsi perspektif baru setelah mendapatkan pemahaman bahwa ada manfaat tersembunyi dari ketidakteraturan.
“Saya sering membayangkan jalan tanpa kabel listrik melintang tak beraturan di sepanjang jalan, jalanan tanpa kemacetan, layanan fisik tanpa antrean, rumah yang selalu rapi, tampilan yang selalu necis,” kata Fathul dalam sambutan yang disampaikan di kegiatan wisuda.
Memang tidak ada yang salah dengan perspektif ini, kata dia, karena akan mendorong seseorang untuk selalu lebih baik. Tetapi, jika berlebihan dan tanpa pernah mencoba memahami mengapa hal tersebut tidak selalu dapat terjadi, hanya akan membuat seseorang tersiksa.
“Karena yang nyata selalu saja tidak sempurna di mata kita. Dalam bahasa sederhana saya, kita terjebak ke dalam sindrom seharusnya begini,” ucapnya. Sindrome 'seharusnya begini' yang dimaksud adalah kebiasaan menilai yang tidak sesuai dengan keinginannya.
Ia mengatakan ketidakteraturan sampai level tertentu seharusnya bisa ditoleransi selama tidak melanggar nilai-nilai mulia seperti ketidakadilan, kejujuran, dan kesetaraan. Karena ada banyak manfaat ketidakteraturan, di antaranya fleksibilitas (flexibility). Ketidakteraturan memungkinkan perubahan dan adaptasi yang lebih cepat dengan biaya yang tidak banyak. Selain itu, ketidakteraturan juga membuka ruang kreativitas yang memunculkan invensi (invention) atau temuan baru.
Penemuan solusi yang tepat guna dalam konteks sumber daya yang terbatas dapat terjadi juga karena ketidaksempurnaan ditoleransi. Jika keteraturan memerlukan sumber daya untuk menghadirkannya, maka ketidakteraturan, sebaliknya, bisa memberikan efisiensi (efficiency). Selain itu, ketidakteraturan bisa menjadikan sebuah sistem mempunyai kekokohan (robustness) dalam menghadapi kerusakan, kegagalan, dan imitasi.
“Pernah melihat toko kelontong serba ada di ruang yang sempit? Ketidakteraturan juga memungkinkan kelengkapan, karena bisa mengakomodasi kehadiran banyak entitas yang berbeda,” katanya.
Pesan yang ingin disampaikan kepada yaitu harus membuka diri dengan perspektif baru. Karena, hal yang pada awalnya seakan tidak masuk akal, bisa jadi memberikan manfaat tersembunyi yang tidak disadari.
“Selain itu, saya mengajak untuk menoleransi ketidaksempurnaan. Peradaban manusia disusun dari berjuta ketidaksempurnaan yang ditoleransi untuk saling berinteraksi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Huawei MatePad Pro Max siap meluncur dengan RAM hingga 20GB, layar OLED 144Hz, dan baterai 10.400 mAh.
KPK umumkan harta kekayaan Presiden Prabowo Subianto 2025 mencapai Rp2,06 triliun. Ini rincian lengkap asetnya.
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.
Nadiem Makarim tampil dengan gelang detektor saat sidang kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Kini berstatus tahanan rumah.