PPDB Jogja 2026, DPRD Minta Celah Titip KK Ditutup
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Mahasiswa Stipram usai mengikuti yudisium langsing difasilitasi dengan table top untuk berkomunikasi langsung dengan manajemen hotel terkait kemungkinan perekrutan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 1.023 mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (Stipram) Jogja menggelar yudisium yang diikuti dengan table top di Aula Kampus setempat, Rabu (31/5/2023). Kegiatan itu melibatkan belasan majanemen hotel bintang empat dan bintang lima yang secara langsung akan menerima data mahasiswa yang akan memasuki wisuda tersebut.
Wakil Ketua Stipram Jogja Damiasih menjelaskan dari 1.023 mahasiswa itu terdiri atas 231 mahasiswa jenjang D3, 688 mahasiswa S-1, 39 mahasiswa S-2 dan sebanyak 83 mahasiswa yang telah mengikuti yudisium pada periode sebelumnya. Mahasiswa tersebut akan menjalani wisuda pada bulan Juni 2023 ini.
Usai yudisium tersebut mahasiswa antusias mengikuti table top yang mempertemukan langsung antara buyer atau pengguna sumber daya manusia (SDM) dari perhotelan dengan mahasiswa yang lulus dari Stipram.
BACA JUGA : Infrastruktur Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jadi Fokus
“Table top ini sebenarnya semacam job fair, kami mempertemukan antara mahasiswa yang sudah yudisium dengan pihak hotel. Total ada 15 hotel dari bintang empat dan bintang lima yang hadir, mereka bisa tatap muka dan kami sediakan meja tersendiri,” katanya Rabu.
Pihak kampus sengaja memperbanyak melibatkan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sector perhotelan dengan harapan bisa melakukan komunikasi secara langsung antara calon lulusan dengan industri. Usia melakukan yudisium, para mahasiswa langsung dapat memasukkan biodata mereka ke sejumlah hotel yang dituju, selanjutnya jika sesuai dengan kebutuhan, hotel akan menindaklanjutinya.
“Karena sebelumnya banyak mahasiswa yang sudah melakukan praktik di beberapa hotel itu, sehingga sangat memungkinkan potensinya untuk kemudian direkrut. Setiap periode kelulusan keterserapan mencapai 70 persen,” ujarnya.
Melalui table top itu, ia berharap semakin memudahkan mahasiswa untuk bisa diterima di dunia industri. Dari sisi kemampuan, Damiasih memastikan para lulusan di kampusnya sudah sesuai standar idnsutri perhotelan. Karena kampus memiliki fasilitas penunjang laboratorium sector wisata khususnya perhotelan yang memadai.
BACA JUGA : Wisata DIY Lesu, tapi Malioboro Tetap Ramai
“Banyak alumni dan mahasiswa training di hotel tersebut, tujuannya untuk mendekatkan mahasiswa karena proses sudah selesai. Dengan dekat memudahkan mahasiswa bisa diterima, diberikan jembatan lebih dekat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Gempa magnitudo 7,8 di Mindanao Filipina tewaskan 61 orang, ribuan terluka, dan ratusan ribu warga terdampak bencana.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pantau SPMB 2026 di Semarang, pastikan lancar, tanpa titip-menitip, dan sistem berjalan aman.
Harga Pertamax naik membuat pekerja di Jogja tetap pilih BBM non subsidi meski antre Pertalite makin panjang di SPBU.
Polda Metro Jaya gerebek dua lokasi judi berkedok arena game di Jakbar dan Jakut, amankan 60 orang dan ratusan mesin permainan.
India protes keras AS usai serangan kapal di Teluk Oman yang menewaskan tiga pelaut, memicu ketegangan diplomatik dan regional.