Berbasis Ponpes, SMP Sains Alquran Integrasikan Kurikulum Merdeka dan Pesantren

Sunartono
Sunartono Senin, 19 Juni 2023 22:17 WIB
Berbasis Ponpes, SMP Sains Alquran Integrasikan Kurikulum Merdeka dan Pesantren

Kegiatan di Ponpes Wahid Hasyim, Jogja. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah lembaga Pendidikan berbasis pondok pesantren kini banyak yang mengintegrasikan antara kurikulum Merdeka dengan kurikulum pesantren. Melalui integrasi itu harapannya siswa selain memiliki karakter positif lewat kurikulum pesantren serta memiliki kompetensi memadai dari kurikulum merdeka.

Salah satu sekolah berbasis pesantren yang menerapkan integrasi ini adalah SMP Sains Al-Qur'an. Merupakan lembaga pendidikan Islam modern berbasis pesantren dibawah nanungan Yayasan Wahid Hasyim Yogyakarta. Pesantren modern di Jogja ini diasuh oleh Kiai Haji Jalal Suyuti dan Nyai Nelly Umi Halimah.

BACA JUGA : Unik! di Pondok Pesantren ini, Santri Mengaji Pakai Bahasa 

“Prinsipnya siap mendidik anak bangsa sesuai tuntunan agama dan negara, mengantarkan anak bangsa menuju cita-cita. Dengan kurikulum yang diajarkan mengintegrasikan kurikulum merdeka dengan kurikulum pesantren,” kata Kiai Haji Jalal Suyuti, Senin (19/6/2023).

Kurikulum yang terintegrasi tercermin dalam kegiatan sekolah terdiri atas penanaman Akhlaqul Karimah, Tahfidz Alquran, Bahasa Inggris, Pengkajian Literatur Pesantren, Olimpiade hingga kegiatan penelitian siswa. Selain itu memiliki pembelajaran bertaraf internasional dilaksanakan secara interaktif dan mengadopsi perkembangan teknologi informasi.

Sekolah ini mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2022, dengan peningkatan hingga 120 persen pada kompetensi literasi, numerasi dan karakter. Sehingga menempatkan SMP Sains Al-Qur'an dalam Peringkat Atas Nasional dibandingkan dengan satuan pendidikan lain. ''Kami bersyukur bisa mengantarkan anak-anak kami meneruskan ke jenjang yang lebih baik lagi. Proses pembelajaran kami menerapkan kurikulum terintegrasi,'' katanya.

BACA JUGA : Pesantren AL Hikmah Gunungkidul Gelar Reuni Akbar

Ia mengatakan sekolahnya telah meraih berbagai penghargaan nasional maupun internasional. Terdiri atas Medali Emas dan Perak dalam Special Award dalam ajang Indonesia Inventors Day (IID) 2022 yang diselenggarakan di Bali.

Kemudian pada tahun 2021 dan 2020 SMP Sains Al-Qur'an menyabet prestasi internasional, yakni Bronze Medal dalam akang World Innovative Science Project Olympiad (WISPO) 2021. Selain itu, Silver Medal dalam ajang Internasional Science, Technology and Engineering Competition (ISTEC) 2020. “Prestasi ini secara nasional dan internasional,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online