Jadwal Terbaru KRL Solo-Jogja Minggu 10 Mei 2026 Lengkap
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 10 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan.
Dosen dari 22 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti pelatihan mengurus paten karya intelektual. /Istimewa-UMY.
Harianjogja.com, JOGJA—Karya intelektual dari dosen sangat penting untuk dipatenkan. Meski demikian tak sedikit dosen yang tidak sempat atau bahkan tidak mengetahui detail terkait pengurusan paten dari suatu hasil karya intelektual.
Oleh karena Lembaga Riset dan Inovasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (LRI UMY) bekerja sama dengan Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) menggelar pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten Batch-1. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, sejak Rabu (21/6/2023) hingga Jum’at (23/6/2023) di Hotel Tara. Kegiatan ini diikuti 48 dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
BACA JUGA : Hak Paten Perajin DIY Perlu Dilindungi
“Pengurusan paten ini sangat penting dalam dunia akademik, khususnya bagi institusi perguruan tinggi. Ini sebagai perlindungan kekayaan intelektual yang dihasilkan oleh dosen atau inventor,” kata Kepala LRI UMY Profesor Dyah Mutiarin dalam rilisnya.
Ia mengatakan banyak kendala yang dihadapi dosen dalam pengurusan permohonan paten, sehingga perlu diadakan pelatihan. Berdasar pengalaman, sejumlah kendala yang dihadapi dosen utamanya terkait waktu untuk melakukan drafting paten dari penelitian yang sudah dilakukan. Selain itu kurangnya kemampuan dosen untuk melakukan drafting paten dengan baik.
Padahal guna memperoleh paten, harus melalui sejumlah tahapan panjang hingga sampai pada pemeriksaan oleh evaluator. Dyah berharap para dosen dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang penelitian. Selain itu, dapat memiliki satu drafting paten yang dapat diajukan langsung dalam pelatihan agar menjadi paten.
“Dalam mengajukan paten tersebut, ada banyak tahapan yang harus dilalui, sehingga dengan adanya pelatihan penulisan drafting paten ini diharapkan selain sesuai dengan panduan, dosen juga bisa dengan mudah untuk mendeskripsikan patennya,” ujarnya.
Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristek RI Profesor Faiz Syuaib menambahkan dosen atau inventor yang akan mendaftakan hasil risetnya, harus memastikan riset tersebut dapat menghasilkan teknologi. Ia sepakat hasil riset harus diberikan perlindugan dan memastikan besaran manfaat dari riset yang dihasilkan tersebut.
“Produk inovasi yang bermanfaat, maka harus ada perlindungan terhadap riset. Itulah yang disebut dengan hak atas kekayaan intelektual. bagaimana melindungi aset kita, terlebih dulu kita harus tahu nilai aset tersebut. Oleh karena itu ke depannya, harus terus mempertahankan kuantitas dari riset, tapi lebih penting lagi meningkatkan kualitas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 10 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.