Tim Tari Madrasah Muallimat Jogja Raih Penghargaan di Ajang Internasional Fesco 2023

Sunartono
Sunartono Selasa, 25 Juli 2023 07:07 WIB
Tim Tari Madrasah Muallimat Jogja Raih Penghargaan di Ajang Internasional Fesco 2023

Tim Tari Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta memperoleh penghargaan Special Jury Award Internasional (Open) Category dalam ajang Festival of Colour of the World (FESCO) 2023. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Tim Tari Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta memperoleh mendapatkan penghargaan Special Jury Award Internasional (Open) Category dalam ajang Festival of Colour of the World (FESCO) 2023. Para pelajar ini menampilkan tarian Ratoh Jaroe yang berasal dari Aceh berhasil memukau dewan juri festival.

Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Unik Rasyidah menjelaskan festival itu digelar di di Chancellor Hall, Universitas Teknologi Petronas, Malaysia pada Sabtu (22/7/2023) lalu yang juga diikuti perwakilan dari berbagai negara.

BACA JUGA : Ratusan Siswa Berprestasi di DIY Diberi Penghargaan

Adapun tim tari ini berjumlah 12 santri putri dari masdrasah. Mereka terdiri atas Syafia Faizza Al Laily, Dinar Renggani Puspamurti, Ratna Nadia Hanifah, dan Wafa Dien Talitha, Zhivana Allysia Maro Rezkita Harahap, Azalia Sachio Tsabita, Najla Khoirunnisa, Karyssa Fathiha Susetyo, Kayra Naura Meyka, Naava Gilda Adnina, Khansa Fauziah Utami dan Niazzahra Mackenzie Aurelia.

“Dalam ajang FESCO 2023 ini siswa kami menampilkan tarian dari Aceh yaitu Ratoh Jaroe dan karena penampilannya yang menarik sehingga memperoleh penghargaan Special Jury Award Internasional,” kata Unik, Senin (24/7/2023).

Ia mengapresiasi penghargaan tersebut setelah melalui proses pelatihan yang didampingi oleh guru mata pelajaran Seni Budaya. Selain itu dengan mengikuti kompetisi internasional harapannya dapat memperkuat mental siswa dalam berlaga di berbagai perlombaan.

“Anak-anak berkompetisi untuk melatih mental dan memupuk kemampuan. Mental yang baik itu dengan berkompetisi,” katanya.

BACA JUGA : Siswa SMP N 8 Jogja Raih Nilai Tertinggi ASPD DIY

Selain itu ia berharap siswanya memiliki wawasan dan pemahaman yang lebih luas terkait dengan budaya dari luar negeri sehingga memunculkan jiwa toleransi.

“Tentu ketika anak-anak melihat budaya di luar negeri yang beragam akan muncul jiwa toleran. Semoga ke depan bisa membawa dan mengikuti di kompetisi di luar negeri yang lebih bervariatif untuk memfasilitasi talenta mereka,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online