DPRD Sleman Pelajari Pola Kemitraan Media di Surabaya
DPRD Sleman mempelajari pola kolaborasi pemerintah dan media di Surabaya untuk memperkuat komunikasi publik dan literasi informasi.
Jumpa pers kegiatan International Relations Summer School di UMY. (Istimewa)
Harianjogja.com, BANTUL—Prodi Hubungan Internasional, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) kembali menyelenggarakan International Relations Summer School (IRSS) selama satu bulan penuh dari tanggal 21 Agustus hingga 21 September 2023. Agenda tahunan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa HI UMY bersama mahasiswa-mahasiswa asing.
Pada tahun ini tema besar yang diambil adalah ‘Rethinking Global Governance in a Changing World Order’ dengan menawarkan dua mata kuliah yaitu Global Governance and Diplomacy and International Relations in Southeast Asia. Prodi HI UMY beserta mitra universitas memberikan penghargaan 6 SKS untuk program ini.
Dr. Sugito selaku Ketua Prodi HI UMY menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu implementasi kerjasama luar negeri dan upaya peningkatan kualitas pemahahaman mahasiswa terhadap kompleksitas isu hubungan internasional. Sugito juga menyampaikan terimakasih kepada mitra institusi seperti Universiti Utara Malaysia dan Universiti Malaysia Sabah atas kolaborasi yang terjalin.
“Kami berharap kerjasama ini akan semakin kuat dan berkembang dalam program-program pertukaran mahasiswa dan riset dosen,” ucapnya.
IRSS tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara UMY, Universiti Utara Malaysia, dan Universiti Malaysia Sabah. Kolaborasi ini berbentuk penyusunan silabus, tim pengajar dari 3 universitas, dan pengakuan kredit SKS.
Kegiatan ini diikuti oleh 72 peserta dari 11 universitas di 5 negara yaitu: Indonesia, Malaysia, Thailand, Yaman, dan Liberia. Kegiatan yang dilakukan secara hybrid ini dihadiri oleh 30 mahasiswa di Ruang Simulasi Sidang HI UMY Gedung E dan sisanya secara luring.
Direktur program internasional HI UMY (IPIREL), Zain Maulana, Ph.D dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa Prodi HI berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar lintas negara dan budaya bagi mahasiswanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa selain IRSS mahasiswa HI UMY juga dapat mengikuti program-program internasional di luar negeri seperti pertukaran pelajar, internasional academic and cultural exposure, pemagangan dan KKN.
“HI UMY telah menjalin kemitraan dengan berbagai universitas dan kantor-kantor perwakilan diplomatik RI di luar negeri untuk kegiatan pertukaran mahasiwa maupun magang dan KKN,” imbuh Zain.
IRSS yang akan berlangsung selama satu bulan ini secara resmi telah dibuka oleh Dr. Takdir Ali Mukti selaku Dekan FISIPOL UMY dan dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Prof. Ali Muhammad, Ph.D selaku dosen HI UMY. Selanjutnya pertemuaan IRSS akan dilaksanakan 2 sesi setiap harinya selama satu bulan. Pada akhir program para peserta dari luar negeri akan diberikan pengalaman budaya di Indonesia. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mempelajari pola kolaborasi pemerintah dan media di Surabaya untuk memperkuat komunikasi publik dan literasi informasi.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.