Penimbun Pertalite di Temanggung Ditangkap, Ini Modusnya
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec (tengah) saat memberi keterangan pers kepada wartawan, Kamis (31/8/2023).-Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Jogja, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid menyatakan skripsi bagi mahasiswa strata satu (S1) sebagai syarat kelulusan dapat diganti dengan tugas akhir lainnya. Hal ini menanggapi peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim bahwa mahasiswa S1 dan D4 tidak wajib membuat skripsi.
"Penggantian skripsi dengan tugas akhir lainnya itu bukan suatu masalah dalam dunia akademik. Dengan catatan tetap memenuhi kaidah ilmiah," kata Edy di Jogja, Kamis (31/8/2023)
Menurut dia, mahasiswa jangan dipaksa menulis skripsi sebagai syarat kelulusan, tetapi dapat diganti dengan karya yang dihasilkan atau membuat laporan sebagai hasil selama mahasiswa yang bersangkutan melakukan magang di sebuah instansi atau perusahaan.
"Hal itu dapat disesuaikan dengan program studi yang diambil mahasiswa yang bersangkutan. Penggantian skripsi dengan tugas akhir lainnya tidak akan menurunkan mutu pendidikan," kata Edy.
BACA JUGA: Prof Edy Suwandi Hamid Kembali Jabat Rektor Universitas Widya Mataram
Sebelumnya, Menteri Nadiem membuat aturan baru terkait syarat lulus kuliah pada jenjang S1 dan D4. Nadiem menyatakan syarat kelulusan mahasiswa S1 dan D4 tidak wajib membuat skripsi.
Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.