SIM Keliling Gunungkidul 19 Mei 2026: Cek Jadwal dan Lokasi
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wakil Rektor Bidang Akademik UMY Profesor Sukamta. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memiliki kiat khusus untuk mencegah mahasiswa baru agar tidak menjadi generasi stroberi. Sebaliknya UMY berusaha menjadikan karakter mahasiswanya bermental baja dan kuat menghadapi tekanan sosial.
Sekadar untuk diketahui generasi stroberi merupakan generasi yang cenderung tidak mampu menghadapi tekanan sosial atau kerja keras seperti generasi orang tua mereka atau generasi terdahulu.
BACA JUGA : Sedikit-Sedikit Healing, Cara Generasi Stroberi Sembuhkan Depresi
UMY melalui Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) meluncurkan program PAI (Pendampingan Agama Islam) untuk membekali mahasiswa batu tersebut. Wakil Rektor Bidang Akademik UMY Profesor Sukamta menjelaskan program ini merupakan pemberdayaan mahasiswa baru untuk meningkatkan potensi dan keimanan mereka melalui pengetahuan, sikap, dan keterampilan, terutama dalam pemecahan masalah. Tujuannya untuk mencegah mahasiswa menjadi generasi stroberi, generasi yang tidak mampu menghadapi tantangan.
"Sehingga mahasiswa baru bisa menjadi manusia yang tangguh dan mampu membaca zaman dengan lebih baik, tidak menjadi generasi stroberi, tapi memiliki mental baja,” ujar Sukamta dalam rilisnya, Senin (16/10/2023).
Program ini melibatkan dosen yang menjadi supervisor dan mahasiswa yang bertugas sebagai mentor, pendamping para mahasiswa baru. Para mentor terlebih dahulu telah menjalani beberapa sesi pelatihan dengan kurikulum yang mencakup sekitar 10-12 topik. Materi tersebut diringkas menjadi empat topik utama yaitu studi Islam, ibadah, adab, dan manajemen waktu untuk meningkatkan proses belajar mahasiswa.
“Tentunya kalau kita belajar di UMY tidak terlepas dari pemahaman Muhamamdiyah dari yang terkecil, seperti ibadahnya khususnya salatnya yang menjadi kunci utama yang menentukan dia baik agamanya atau tidak adalah sholatnya. Maka pastikan salatnya baik dan benar,” katanya.
BACA JUGA : 4 Kuliner Jajanan Enak dan Legendaris di Jogja
Kepala Divisi Dakwah dan Pembinaan di LPPI UMY Ustaz Talqis Nurdianto mengatakan program ini telah ada sejak UMY masih berlokasi di Wirobrajan. Program ini melanjutkan warisan para pendahulu dalam membimbing pemahaman mahasiswa tentang Islam yang sempat terhenti.
“Dan saat ini kami melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu kami dalam pembinaan agama Islam terhadap mahasiswanya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.