FYP Fest Perdana Tembus 15.000 Penonton, Akan Jadi Agenda Tahunan
Sejumlah musisi ternama tampil memeriahkan FYP Fest, di antaranya NDX AKA, Denny Caknan, Guyon Waton, Trio Macan, dan Lavora
Tim PPK Ormawa GCC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuat aplikasi sampah digital untuk mengelola sampah di Desa Caturharjo, Pandak, Bantul. Aplikasi sampah digital JOPANIK itu merupakan inovasi baru bagi Rumah Kumpul Sampah (RKS) dan BUMKal selaku pengelola sampah di Desa Caturharjo. /Istimewa.
JOGJA—Tim PPK Ormawa GCC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuat aplikasi sampah digital untuk mengelola sampah di Desa Caturharjo, Pandak, Bantul. Aplikasi sampah digital JOPANIK itu merupakan inovasi baru bagi Rumah Kumpul Sampah (RKS) dan BUMKal selaku pengelola sampah di Desa Caturharjo.
Tim pelaksana telah melakukan uji coba mandiri beberapa kali sebelum aplikasi diterapkan secara permanen. Salah satunya uji coba penggunaan aplikasi sampah digital “JOPANIK”, bersama masyarakat pada Minggu (22/10/2023).
BACA JUGA : Strategi Penanganan Sampah Jogja-Bantul-Sleman di Musim Hujan Mulai Dibahas
Dalam pelaksanaanya, kegiatan pengambilan sampah rutin dilakukan oleh Tim PPK Ormawa GCC UAD bersama karang taruna dan BUMKal Desa Caturharjo. Uji coba aplikasi tersebut melibatkan semua komponen pengelola sampah Desa Caturharjo dan difasilitasi oleh Tim PPK Ormawa GCC UAD. Kegiatan tersebut sebagai rangkaian dari dalam penerapan aplikasi sampah digital dalam pengelolaan sampah di Desa Caturharjo.
Sistem pengelolaan sampah sebelumnya belum terintegrasi dan tidak efisien karena komunikasi antara BUMKal dan RKS dilakukan secara manual melalui whatsapp. Melalui penggunaan aplikasi JOPANIK (Caturharjo Pengelola Sampah Anorganik) yaitu aplikasi pengelolaan sampah berbasis digital, maka BUMkal dapat mendata sampah dan melihat informasi pengunggahan sampah dari RKS di setiap dusun.
JOPANIK mendorong setiap RKS untuk dapat melakukan pengelolaan sampah anorganik dengan cara memilah sampah sesuai dengan jenis sampah yang terdapat dalam aplikasi. JOPANIK dapat memudahkan BUMKal dalam mengelola sampah anorganik dalam menunjang Desa Caturharjo yang menerapkan program mandiri sampah, sehingga pengelolaan sampah anorganik berakhir di tingkat desa/kalurahan.
Dengan adanya aplikasi Rumah Sampah Digital dan implementasi solusi yang telah dirancang, harapannya terjadi peningkatan kualitas sistem pengelolaan sampah dan optimalisasi sampah anorganik oleh masyarakat Desa Caturharjo. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah musisi ternama tampil memeriahkan FYP Fest, di antaranya NDX AKA, Denny Caknan, Guyon Waton, Trio Macan, dan Lavora
DLH Kulonprogo mengimbau warga tidak membakar sampah selama musim kemarau karena berisiko memicu kebakaran lahan dan melanggar aturan.
PT Pegadaian (Persero) secara resmi memasuki babak baru dalam pengelolaan hubungan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan
BMKG memprediksi El Nino bertahan hingga awal 2027 dan memicu kemarau lebih kering dengan risiko kekeringan serta karhutla yang meningkat.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan dinilai memberikan manfaat besar dalam memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan.
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid divonis 2 tahun penjara dalam kasus korupsi, lebih ringan dari tuntutan jaksa 8 tahun 6 bulan.