BEDAH BUKU: Orang Tua Diajak Perkuat Pola Asuh Anak
Warga di Padukuhan Sokoliman 1, di Bejiharjo, Karangmojo, diajak lebih serius memperhatikan pola asuh anak sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.
Tangkapan layar suasana konferensi ICTSD 2023 yang digelar Sekolah Vokasi UGM selama 2 hari pada Kamis-Jumat, 2-3 November 2023 secara daring.
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah Vokasi UGM kembali menggelar konferensi internasional bertajuk International Conference on Technology for Sustainable Development (ICTSD) 2023 selama dua hari pada Kamis-Jumat, 2-3 November 2023 secara daring.
Tahun ini, konferensi ICTSD dilaksanakan untuk yang ketiga kalinya. Agenda ini merupakan konferensi internasional yang diselenggarakan dua tahun sekali untuk mengakomodasi peneliti dari berbagai disiplin ilmu, untuk saling berbagi dan berkolaborasi terkait inovasi dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Ada empat disiplin keilmuan yang diusung dalam simposium kali ini, antara lain; Simposium Ilmu Kebumian dan Teknologi Konstruksi yang mengusung subtema “Sustainable infrastructure and monitoring technology for better environment” dan Simposium Agroteknologi dan Lingkungan dengan subtema “Advances in Agro technological innovation for Sustainable Development”.
Kemudian, ada juga Simposium Sosial ekonomi-humaniora dengan subtema “Social Impacts: New Advances of Human Ecosystem and Globalization” serta Simposium Mekanikal, Elektrikal dan Teknologi Informasi dengan subtema “Recent Advances, Applications and Challenges in Smart Manufacturing and Information Technology for Sustainable Development”.
Direktur Penelitian UGM Prof. Mirwan Ushada mengapresiasi penyelenggaraan ICTSD yang ketiga kalinya. Ia menegaskan kekuatan penelitian terapan untuk mendorong perubahan positif, mendorong pembangunan berkelanjutan, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
BACA JUGA: Keripik Pisang Narkotika Diproduksi di Banguntapan Dijual hingga Rp6 Juta per Bungkus
Ia juga mengapresiasi kehadiran pembicara dan presenter dalam ICTSD 2023. “Kehadiran keynote speaker tidak hanya membuat kita semua merasa terhormat, melainkan juga mengangkat wacana intelektual pada konferensi ini. Dorongan Anda tentu menginspirasi kami semua untuk menggali lebih dalam realisme penelitian untuk tujuan yang sama yaitu pembangunan berkelanjutan,” ujar Mirwan dalam sambutannya, Kamis (2/11/2023).
Sementara itu, Dekan Sekolah Vokasi UGM, Profesor Agus Maryono menyatakan bahwa saat ini sangat penting untuk mendorong penelitian terapan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Di tengah tantangan global saat ini, penelitian terapan dapat membantu kita menemukan solusi atas permasalahan yang kita hadapi.
“Penelitian terapan berperan penting mengatasi tantangan global, seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan ketidaksetaraan. Kita bisa menciptakan solusi demi membangun masa depan yang lebih berkelanjutan," ujarnya.
Konferensi internasional ini menghadirkan pembicara yang berasal dari lima negara, yaitu Iran, Indonesia, Jepang, Belanda, dan Republik Ceko. Pembicara utama di ICTSD 2023 yakni Prof. Saeid Eslamian dari College of Agriculture Isfahan University of Technology, Iran dan Wingky Kurniawan dari PT. Hino Motor Indonesia. Selain itu konferensi internasional ini juga menghadirkan delapan pembicara tamu untuk keempat simposium.
Dalam sesinya, Saeid Eslamian menerangkan berbagai tantangan dalam penelitian terapan untuk pembangunan berkelanjutan, antara lain pendanaan, kesulitan dalam menciptakan kebijakan yang berkelanjutan, serta kurangnya metode yang dikembangkan sepenuhnya.
“Ke depan, kami optimistis terhadap prospek penelitian terapan dalam pembangunan berkelanjutan, dengan peluang menjanjikan dalam energi terbarukan, pengelolaan sumber daya berbasis data, dan kolaborasi antar disiplin ilmu,” katanya.
Adapun pada hari kedua konferensi, sesi presentasi dilanjutkan sesuai simposium masing-masing dengan total jumlah peserta 61 presenter dari 7 negara, antara lain Indonesia, Jepang, Malaysia, Cina, Inggris, Korea, dan Ekuador. Agenda ini ditutup dengan pemberian penghargaan untuk penampil terbaik dari masing-masing simposium.
Dengan berlangsungnya konferensi ini, para peneliti diharapkan memiliki wadah saling bertukar pikiran dan pengalaman tentang perkembangan teknologi terkini untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai bidang. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga di Padukuhan Sokoliman 1, di Bejiharjo, Karangmojo, diajak lebih serius memperhatikan pola asuh anak sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.