Novotel Suites Malioboro Hadirkan Venue Gathering dengan Panorama Kota Jogja
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
Para siswa SD Tumbuh 4 menampilkan karya pentas seni dalam Tumbuh Fair, di Bale Bankar Sangkring, Rabu (14/12/2023)- Harian Jogja-Lugas Subarkah
BANTUL–Menutup semester satu Tahun Ajaran 2023/2024, seluruh Siswa SD Tumbuh 4 menampilkan pentas seni dalam Tumbuh Fair, di Bale Banjar Sangkring, Rabu (13/12/2023) malam. Karya para siswa merupakan hasil belajar selama satu semester.
Kepala Sekolah SD Tumbuh 4, Indah Dwi Kurniawati, menjelaskan Tumbuh Fair digelar rutin setiap akhir semester, yang kali ini mengangkat tema Nyawiji Anjagi Bumi. “Ini untuk merayakan bersama hasil belajar selama satu semester,” ujarnya.
Dengan tema ini, para siswa didorong untuk mengkampanyekan isu lingkungan, lebih peduli terhadap bumi dan menjaga harmoni dengan alam. Hal ini diimplementasikan dalam karya-karya yang ditampilkan para siswa, yakni bertemakan alam.
Salah satunya tari Lir-ilir, yang menceritakan tentang kehidupan sehari-hari. Ada beberapa penggembala atau dalam bahasa jawa yaitu cah angon dan anak-anak perempuan yang hidup di desa. Tarian ini mengajak untuk hidup sederhana, bekerja sama, saling mendukung, dan bersyukur atas segala sesuatu yang telah kita punya atau sesuatu yang kita terima.
BACA JUGA: Dibangun Pusat, Pemkab Kulonprogo Bakal Ambil Alih Pengelolaan SPAM Kamijoro
Kemudian siswa Upper A menampilkan karya berjudul Menjaga Bumi Mulai dari Diri Sendiri. Karya ini menceritakan kondisi alam kita yang kini semakin rusak dalam sebuah geguritan yang dikemas dalam tarian dan mengajak kita semua untuk mulai merawat alam kita dimulai dari diri.
“Lalu siswa Lower A menampilkan medley gerak dan lagu yang mengajak kita mencintai lingkungan dengan memilah sampah. Kita juga diajak memainkan permainan tradisional dan menari bersama,” kata dia.
Sedangkan siswa Lower B akan menyanyi dan menari dengan tema wiwitan. Wiwitan adalah sebuah perayaan ungkapan rasa syukur hasil bumi masyarakat Jawa. Penampilan ini juga mengajarkan tentang tata krama.
“Berbagai penampilan yang telah kita saksikan mengingatkan dan mengajak kita untuk mencintai dan menjaga lingkungan di sekitar kita dengan berbagai cara, seperti memilah sampah, menjaga hutan dan bersyukur akan hasil bumi yang kita peroleh,” katanya.
Selain pentas seni, dalam Tumbuh Fair juga dipamerkan sejumlah karya siswa hasil belajar. “Jiga dari klub atau ekskul SD Tumbuh 4, ada klub Art and Local Craft dan Batik. Kemudian ada aikido dan tradisional yang sudah ditampilkan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.