Profil dan Biodata Ferran Torres, Penyerang Barcelona Diboyong PSG
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Seminar Antisipasi Kegagalan Bangunan yang digelar Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi dan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII, Kamis (15/12/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat dalam membangun seringkali hanya mengedepankan fisik yang megah atau menarik dan tidak memperhatikan aspek kegempaan. Hal inilah yang seringkali menjadi faktor terjadi kegagalan bangunan. Materi ini dibahas dalam seminar Antisipasi Kegagalan Bangunan yang digelar Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi dan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII, Kamis (15/12/2023).
Pakar Perencanaan Bangunan FTSP UII Johanita Anggia Rini mengatakan kasus kegagalan bangunan banyak terjadi dengan beragam faktor penyebab. Seringkali masyarakat merencanakan bangunan hanya mengedepankan aspek kemegahan dan kurang mempertimbangkan dampak bangunan ketika terjadi guncangan atau gempa.
BACA JUGA : Belasan Gedung Sekolah Direhabilitasi di Jogja, Rerata Rusak Ringan
“Ketika membangun seringkali mengedepankan efisiensi. Kalau bangunan kotak akan terbuang banyak tanah, harga tanah mahal sehingga enggak masuk sehingga efisiensi, padahal ini seharusnya susah ditawar, kekuatan bangunan harusnya maksimum. Jadi tidak sekadar megah tetapi harus memperhatikan aspek kegempaan,” katanya.
Ketua Forum Penilai Ahli Kegagalan Bangunan Profesor Agus Taufik Mulyono menjelaskan kegagalan bangunan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain faktor desain, faktor pelaksanaan, faktor material, dan faktor lingkungan. “Sehingga setiap bangunan harus mengedepankan berbagai aspek yang ada,” katanya.
Adapun Dosen FTSP UII Yunalia Muntafi menilai seorang perencanaan memang tidak dibatasi dalam berkreasi menciptakan karya desain bangunan. Akan tetapi harus memperhatikan aspek, khususnya kegempaan.
BACA JUGA : Dampak Gempa Terkini Mag 6,4 Bantul: 263 Bangunan Rusak, 22 Orang Terluka
“Sekreatif apapun selama didesain bisa tetap berdiri, dengan beban maka enggak masalah, kadang ketika berdiri di level risiko gempanya tinggi tetapi tidak ada aspek itu. Seperti saat gempa 2006 banyak bangunan rusak karena tidak memperhatikan aspek kegempaan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Popularitas BTS di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kuartal II 2026. Sebanyak 46% warga AS mengaku memiliki kesan positif terhadap grup K-pop terse
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta