Wakil Ketua DPRD DIY Soroti Literasi di Tengah Banjir Informasi
Bedah buku Pariwisata Kontemporer Indonesia di Jogja membahas perkembangan pariwisata, literasi digital, inovasi, dan tantangan industri di era teknologi.
im Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang terdiri dari dosen, bekerja sama dengan Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) menggelar pelatihan pembuatan menu Dapur Sehat (Dashat) di Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) Mertosanan Kulon, Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Senin (15/1/2024). - ist/UAD
Harianjogja.com, BANTUL—Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang terdiri dari dosen, bekerja sama dengan Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) menggelar pelatihan pembuatan menu Dapur Sehat (Dashat) di Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) Mertosanan Kulon, Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Senin (15/1/2024).
Kegiatan ini dilakukan untuk penguatan kapasitas ibu-ibu kader posyandu balita dan lansia sejumlah 30 orang di wilayah Mertosanan Kulon.
Kegiatan dengan tema Pangan dan kesehatan ini dibuka oleh tim dosen UAD yang diwakili oleh Murein Miksa Mardhia danTira Alfiani Laariya. Mereka membawakan topik penyuluhan mengenai stunting dan berkolaborasi dengan dosen ITY Amallia Puspitasari sebagai penggiat tim Dashat.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan olahan pangan tinggi protein untuk variasi menu di Dapur Sehat. Menu ini berupa kudapan berbahan dasar ikan teri yang teksturnya renyah dengan bentuk yang menarik untuk anak, dan telah diuji coba di laboratorium Teknologi Pangan UAD.
BACA JUGA: Knalpot Brong Dilarang di DIY, Ribuan Disita Polresta Sleman
“Peserta sangat semangat dalam berdiskusi perihal permasalahan stunting dan tumbuh kembang anak hingga antusias mempraktikkan langkah-langkah pengolahan menu, seperti menguleni adonan, menggunakan noodle maker dan menggunakan pengemasan modern,” ujar Maurein seperti dikutip dalam keterangan tertulis.
Di bagian akhir, tim pelaksana PkM memberikan bantuan berupa alat pengolahan dan bahan dasar masakan untuk digunakan oleh peserta masyarakat secara mandiri.
Perwakilan dari pedukuhan Atik Mudawamah menyambut baik kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini serta berharap kegiatan ini dapat menguatkan peran Dapur Sehat di KKB Mertosanan Kulon untuk menurunkan atau bahkan menyelesaikan kasus stunting secara total. “Ibu-ibu kader juga dapat lebih berdaya dengan mengolah bahan kudapan tersebut secara komersial,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Pariwisata Kontemporer Indonesia di Jogja membahas perkembangan pariwisata, literasi digital, inovasi, dan tantangan industri di era teknologi.
DPRD DIY menyoroti titik rawan kecelakaan di JJLS dan mengusulkan pemasangan pagar pengaman serta PJU secara bertahap.
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Cara cek pre-order iPhone 18 Pro di iBox, Digimap, dan Erafone, termasuk voucher, pilihan warna, kapasitas, serta perkiraan harga global.
WNA China berinisial HW ditolak masuk Soetta meski visa masih berlaku setelah ada atensi terkait dugaan pencurian barang penumpang di pesawat Starlux.
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah