Aksi Teatrikal Warnai Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Kantor PDIP
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Penasihat Grand Syaikh Al Azhar, Kairo, Mesir, Profesor Nahla Shabry As-Sha'idy mengunjungi Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Jogja, Jumat (9/2/2024). /Antara.
Harianjogja.com, JOGJA—Penasihat Grand Syaikh Al Azhar, Kairo, Mesir, Profesor Nahla Shabry As-Sha'idy mengunjungi Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Jogja, Jumat (9/2/2024).
Nahla dinilai telah memberi kontribusi luar biasa dalam pengembangan proses belajar mahasiswa asing di Al-Azhar. Beliau juga berhasil menjadi figur pemberdayaan perempuan di Mesir. Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah menjadi satu-satunya sekolah yang dikunjungi di antara Perguruan Tinggi Muhammadiyah dari agenda kunjungan Nahla di Indonesia.
BACA JUGA : Kesetaraan Gender Harus Terus Didorong
Madrasah Mu'allimaat dipilih untuk menjadi salah satu tempat kunjungan Nahla karena merupakan pondok pesantren berbasis perempuan di bawah naungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam kesempata itu bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan santriwati, guru dan karyawan Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Jogja.
Direktur Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Unik Rasyidah mengatakan Madrasah Mu'allimaat sudah melangsungkan kerja sama dengan Nahla dalam rangka kegiatan Arabic Camp yang dilakukan setiap tahun di Mesir yang salah satu agendanya adalah belajar Bahasa Arab di Markaz Tathwir, di mana Nahla sebagai direkturnya.
Ia bersyukur dengan kunjungan Nahla, karena beliau adalah perempuan berpengaruh di Mesir. Nantinya akan menjadi figur di Madrasah Mu'allimaat, karena bisa melihat dan berdialog langsung dengan perempuan hebat di suatu negara, salah satunya Mesir.
"Tentu akan menjadi pembelajaran yang baik bagi seluruh santriwati. Bagaimana perempuan itu harus memiliki ilmu, dan dengan ilmu itu maka akan memiliki peran yang banyak bagi bangsa, negara, dan agamanya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.