Imigrasi Jogja Gagalkan Keberangkatan 13 WNI Diduga Haji Nonprosedural
Imigrasi Yogyakarta menggagalkan keberangkatan 13 WNI diduga calon haji nonprosedural melalui Bandara YIA selama April-Mei 2026.
Para pimpinan Universitas Widya Mataram (UWM) bersilaturahim ke kediaman Ketua Yayasan Mataram Yogyakarta, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P., pada Senin (11/03/2024) pukul 11.00 WIB. /Istimewa.
JOGJA—Para pimpinan Universitas Widya Mataram (UWM) bersilaturahmi ke kediaman Ketua Yayasan Mataram Yogyakarta, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P., pada Senin (11/03/2024) pukul 11.00 WIB. Pertemuan ini menandai langkah penting dalam memperkuat sinergitas antara UWM dan Yayasan Mataram Yogyakarta dalam mendukung pendidikan yang berkualitas.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut para pemimpin UWM, antara lain Rektor UWM Prof. Dr. Edy Suandy Hamid, M.Ec., Wakil Rektor I Desy Ayu Krisna Murti, S.T., M.Sc., Wakil Rektor II Retno Kusumawiranti, S.Sos, M.P.A., dan Wakil Rektor III Dr. Roni Sulistyanto Luhukay, S.H., M.H. Tidak hanya itu, para dekan di lingkungan UWM juga turut serta dalam pertemuan ini, seperti Dekan Fakultas Hukum UWM Dr. Hartanto, S.E., S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Ekonomi UWM Dr. Jumadi, S.E., M.M., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UWM Dr. AS Martadani Noor, M.A., dan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UWM Eman Darmawan, S.TP., M.P.
BACA JUGA : UWM Selenggarakan Tenis Meja Peringati Dies ke-41
Dalam kesempatan ini, Prof. Mahfud menyampaikan pentingnya menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan yang cerdas, terutama di era digital ini. Beliau menekankan bahwa dengan kemajuan media pembelajaran seperti literatur online dan e-book, mendidik mahasiswa menjadi lebih mudah. Namun demikian, Prof. Mahfud juga menyoroti perlunya penguatan pembelajaran moral dan etika di UWM. Baginya, hukum yang tidak berlandaskan pada moral dapat mengancam integritas dan nilai-nilai pendidikan yang dijunjung tinggi.
UWM diinstruksikan untuk memiliki standar moral yang jelas sehingga moral dan etika dapat menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam menciptakan nilai-nilai local wisdom yang positif. Prof. Mahfud menekankan, “Semua ilmu yang dipelajari harus mampu memperlihatkan nilai-nilai etika dan moral, bukan hanya fokus pada aspek hukum semata," katanya.
Hal ini dianggap sebagai landasan penting dalam mencetak generasi penerus yang memiliki integritas dan kesadaran moral yang kuat. Selain membahas isu-isu kualitas pendidikan, pembahasan selanjutnya mengenai rencana pembangunan tahap kedua UWM.
“Setelah urusan administrasi dan perizinan selesai, rencana tersebut segera dilaksanakan sebagai upaya peningkatan sarana pendidikan di UWM," ujarnya.
Prof. Mahfud mengapresiasi atas kesuksesan program Magister Hukum setelah wisuda pertama. Selanjutnya, beliau mendorong untuk segera membentuk program studi Magister Manajemen sebagai langkah untuk melengkapi kurikulum pendidikan di UWM sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan kerja sama yang kuat antara UWM dan Yayasan Mataram Yogyakarta, diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing dalam dunia kerja global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi Yogyakarta menggagalkan keberangkatan 13 WNI diduga calon haji nonprosedural melalui Bandara YIA selama April-Mei 2026.
Menlu Sugiono mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan agar lebih relevan menghadapi konflik global dan tantangan dunia saat ini.
Istana menegaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari program Banpres untuk masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi.
Polresta Pekalongan mengusut dugaan pencabulan enam santriwati di sebuah ponpes di Buaran dan mengamankan pengasuh pondok.
InJourney Airports memproyeksikan tiga juta penumpang pesawat melintas di 37 bandara selama libur Iduladha dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Ledakan balon udara berpetasan di Blitar saat Iduladha menewaskan satu warga dan melukai dua anak di Desa Tambakan.