PSS Sleman Kalah Dramatis di Final, Rekor Kandang Akhirnya Pecah
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Mahasiswa Fakultas Peternakan UGM yang akan diterjunkan sebagai petugas pemeriksa hewan kurban. /Istimewa-Fakultas Peternakan UGM.
Harianjogja.com, SLEMAN—Fakultas Peternakan (Fapet) UGM menerjunkan ratusan mahasiswanya untuk mengawal pelaksanaan kurban pada Idul Adha 2024 ini. Puluhan mahasiswa di antaranya akan disebar ke Kota Jogja dan Bantul sebagai pemeriksa hewan kurban.
Ketua Departemen Produksi Ternak Fapet UGM, Panjono mengungkapkan Fakultas Peternakan UGM menerjunkan 28 mahasiswa sebagai pengawas dan pemeriksa hewan kurban di sejumlah titik. Puluhan mahasiswa tersebut nantinya akan ditugaskan ke wilayah Kota Jogja dan Bantul.
"Di Kota Jogja sebanyak 15 mahasiswa dan 13 lainnya di Kabupaten Bantul," kata Panjono saat pelepasan tim pemeriksa hewan kurban Rabu (12/6/2024).
Para mahasiswa yang ditugaskan nantinya akanvmendapatkan briefing dari masing-masing dinas peternakan di masing-masing kabupaten. Mereka akan bertugas utamanya dalam rentang 16-19 Juni 2024.
Dekan Fapet UGM, Profesor Budi Guntoro menambahkan penerjunan tim pengawas dan pemeriksa hewan kurban Fapet sudah dilakukan sejak lama. Jangkauan penerjunan tim pengawas dan pemeriksa hewan kurban ini ke depannya diharapkan bisa makin luas hingga wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
"Harapannya ini bisa menambah pengalaman para mahasiswa terutama dalam pengawasan dan penanganan sebelum maupun sesudah penyembelihan," katanya.
Tak hanya Fakultas Peternakan UGM yang mengirimkan mahasiswanya untuk membantu pemeriksaan hewan kurban, sebelumnya Fakultas Kedokteran Hewan UGM juga menerjunkan mahasiswanya pada Idul Adha nanti.
Total sebanyak 350 mahasiswa dan alumni diterjunkan FKH UGM sebagai petugas pemeriksa hewan kurban di seluruh Kabupaten/kota di seluruh DIY. Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni FKH UGM, Prof. Aris Haryanto mengungkapkan penerjunan petugas pemeriksa hewan kurban merupakan bagian dari kontribusi FKH UGM dalam membantu pemerintah. Mereka akan membantu dalam aspek pemeriksaan dan mematikan seluruh hewan kurban betul-betul sehat serta layak dikonsumsi saat Idul Adha nanti.
"Menjelang kegiatan idul adha, pemerintah memerlukan banyak petugas pemeriksa hewan kurban. FKH UGM yang mendidik para calon dokter hewan, mengerahkan mahasiswa tingkat akhir dan mahasiswa koasistensi sebagai petugas pemeriksa hewan kurban," ujarnya.
Bagi mahasiswa, kesempatan ini dianggap Aris sebagai sarana mereka untuk bisa mengaplikasikan ilmu dan keterampilannya di lapangan. "Bagi mahasiswa, tentunya bisa meningkatkan kompetensi mereka dalam memeriksa hewan kurban baik sebelum dan sesudah disembelih agar betul betul dianggap sehat dan higienis," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Aston Villa menang 4-2 atas Liverpool di Liga Inggris 2025/2026 dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.