Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 26 Juni 2026, Cek Keberangkatannya
Simak jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Sebanyak 50 mahasiswa dari lima negara secara khusus belajar dari sosok arsitek YB Mangunwijaya. Kegiatan bertajuk Belajar dari Mangunwijaya itu secara resmi dimulai pada Minggu (21/7/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 50 mahasiswa asing dari lima negara secara khusus belajar dari sosok arsitek YB Mangunwijaya. Kegiatan bertajuk Belajar dari Mangunwijaya itu secara resmi dimulai pada Minggu (21/7/2024) di Kampus Universitas Islam Indonesia (UII).
Ketua Jurusan Arsitektur UII Profesor Noor Idham Cholid menjelaskan para mahasiswa itu berasal dari lima negara yaitu India, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Selain itu melibatkan kurator dari Jerman dan Indonesia untuk menyeleksi karya yang akan dipamerkan pada 31 Juli 2024 mendatang di Langgeng Art Foundation.
BACA JUGA : LPS Gelar Sayembara Desain Arsitektur Gedung Kantor Pusat di IKN
"Fokus utamanya menggali warisan arsitektur YB Mangunwijaya. Beliau seorang Romo Katolik, penulis, aktivis politik dan arsitek terkenal yang telah memberikan kontribusi besar bagi arsitektur modern di Indonesia. Ini sangat menarik," katanya.
Idham mengungkap ada sejumlah alasan penting dalam mengangkat sosok YB Mangunwijaya dan disuguhkan kepada mahasiswa asing. Salah satunya, dalam praktik arsitektur, Mangunwijaya menerapkan prinsip universal modernisme menjadi ekspresi asli dan lokal. Selain itu, sosok tersebut menjadi pelopor arsitektur kolaboratif dan berkelanjutan dalam merespons kebutuhan lingkungan lokal.
Selain itu, karya arsitektur Mangunwijaya sangat dipengaruhi oleh studinya di Aachen University, Jerman, pada tahun 1960-an. Mangunwijaya setidaknya telah merancang sekitar 80 bangunan, proyek perkotaan antara tahun 1967 dan 1998.
"Etos ini tetap relevan hingga saat ini dan mencerminkan pendekatan sosial Mangunwijaya yang tak terpisahkan dari komitmennya terhadap kebaikan sesama. Para mahasiswa akan melihat dampak dari ide-ide Mangunwijaya pada generasi arsitek Indonesia saat ini dan relevansinya dengan perkembangan kontemporer," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Hadeging Pakualaman ke-214 menghadirkan kethoprak sejarah Pakualaman, Pasar Sewandanan, Festival Jathilan, dan puluhan UMKM.
Gus Miftah dan Gus Yusuf Macul Langit mengisi pengajian di Bantul untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya pinjol, judol, dan investasi ilegal.
Kekeringan Jawa Tengah melanda Klaten, Pemalang, dan Boyolali. Ribuan warga terdampak, BNPB salurkan bantuan air bersih.
Menkop Ferry Juliantono mematangkan model bisnis Koperasi Merah Putih. Ribuan gerai telah rampung dan disiapkan menyalurkan barang subsidi.