Sampah Pangkasan Pohon Paling Banyak Diangkut TRC MAS JOS Jogja
Sampah pangkasan pohon mendominasi layanan TRC MAS JOS di Jogja dengan proporsi 63,3% dari sampah yang diangkut sepanjang 2026.
Ilustrasi Sekolah/Ist-Riauonline
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY memastikan tidak ada kendala dalam penghapusan penjurusan di SMA DIY tahun 2024.
Wakil Kepala Disdikpora DIY, Suhirman mengatakan penghapusan penjurusan SMA merupakan bagian dari penerapan kurikulum merdeka. Menurutnya, sebagian sekolah di DIY telah menerapkan kurikulum merdeka sejak dua tahun lalu. Sehingga sejak saat itu, penghapusan penjurusan sudah mulai diberlakukan.
"Sekarang hampir semua sekolah [di DIY] sudah menerapkan kurikulum merdeka," ujarnya, Senin (22/7/2024).
Dengan begitu, menurut dia hampir seluruh SMA di DIY menghapuskan peminatannya. Penerapan kurikulum merdeka mengharuskan siswa mengikuti seluruh mata pelajaran saat duduk di kelas 10. Kemudian, siswa dapat memilih mata pelajaran yang disenangi saat kelas 11.
"Dalam dua tahun ini [penerapan penghapusan penjurusan SMA] kelihatannya lancar-lancar saja, karena [mata pelajaran] sesuai kebutuhan siswa," ujarnya.
Kepala Sekolah SMA N 1 Bantul, Ngadiya menyampaikan sekolahnya telah menerapkan kebijakan penghapusan penjurusan sejak dua tahun lalu. Saat kelas 10 siswa akan mengikuti seluruh mata pelajaran umum. Kemudian, ketika kelas 11 siswa akan diminta memilih beberapa mata pelajaran sesuai minat siswa.
Mata pelajaran pilihan tersebut sama dengan mata pelajaran yang dahulu digunakan sebagai mata pelajaran peminatan, antara lain biologi, fisika, dan geografis. "[Pilihan mata pelajaran] kelas 11 kemudian dilanjutkan kelas 12, siswa bisa memilih pelajaran [dulu peminatan] IPA, IPS atau campuran," ujarnya.
Sekolah mengorganisasi rombongan belajar setiap kelas yang memilih mata pelajaran tersebut. Dalam satu rombongan belajar menurutnya harus ada 36 siswa sehingga tidak ada rombongan belajar yang sepi peminat atau yang kelebihan peminat.
Bagi mata pelajaran yang sepi atau kelebihan peminat, pihaknya akan berkomunikasi dengan orang tua murid agar menyesuaikan dengan mata pelajaran yang ada.
"[Mata pelajaran] dengan pemilih sedikit akan kita gabung [siswanya] namun dengan sosialisasi lebih dahulu, karena satu kelas harus ada 36 orang," ucapnya.
BACA JUGA : Optimalkan Penerimaan Daerah Sektor PBB, Pemkot Jogja Beri Stimulus Wajib Pajak
Hal itu menurutnya lantaran guru, dan kelas yang ada terbatas. Sehingga meskipun siswa telah memilih mata pelajaran yang diminati, pihak sekolah akan menyesuaikan pemilihan tersebut dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang ada di sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sampah pangkasan pohon mendominasi layanan TRC MAS JOS di Jogja dengan proporsi 63,3% dari sampah yang diangkut sepanjang 2026.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.