Ribuan Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Longsor Lereng Jono
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan lokakarya di Meeting Room Jeehan 1 lantai 2, Hotel Grand Rohan Jogja, Jumat (9/8/2024). Lokakarya ini menghadirkan narasumber ternama, antara lain Correspondent CNN Indonesia-Yogyakarta, Hendrawan Setiawan, M.A., Ketua Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Rifqi Fauzi, M.M., dan Ketua Wilayah Perhimpunan Humas Rumah Sakit Indonesia (Perhumasri) Daerah Istime
JOGJA—Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan lokakarya bertajuk Peninjauan Capaian Pembelajaran Lulusan dan Bahan Kajian Kurikulum OBE untuk Mendukung Keunggulan Program Studi di Bidang Komunikasi Sosial dan Kesehatan. Kegiatan ini berlangsung di Meeting Room Jeehan 1 lantai 2, Hotel Grand Rohan Jogja, Rabu (10/7/2024).
Lokakarya ini menghadirkan narasumber ternama, antara lain Correspondent CNN Indonesia-Yogyakarta, Hendrawan Setiawan, M.A., Ketua Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Rifqi Fauzi, M.M., dan Ketua Wilayah Perhimpunan Humas Rumah Sakit Indonesia (Perhumasri) Daerah Istimewa Yogyakarta, Eka Budy Santoso, M.Pd. M.I.Kom.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor UNISA, tim Badan Pengembangan Pendidikan (BPP) UNISA, tim akademik UNISA, perwakilan dari Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (APIK), serta Kaprodi dan dosen Ilmu Komunikasi.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian program hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM).
Dalam sambutannya, Wakil Rektor UNISA menyampaikan pentingnya lokakarya ini untuk memastikan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi unggul di bidang komunikasi sosial dan kesehatan.
Hendrawan Setiawan dalam sesi materinya menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam dunia jurnalistik. Ia menjelaskan bagaimana kurikulum OBE dapat membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan ini melalui pendekatan pembelajaran yang berfokus pada hasil.
BACA JUGA: Ada Peluang Ratusan Startup Dilibatkan dalam Program Makan Siang Gratis
Sementara itu, Rifqi Fauzi membahas tentang perubahan lanskap industri periklanan dan bagaimana program studi harus menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Ia menekankan pentingnya kreativitas dan pemahaman digital dalam kurikulum komunikasi.
Dan pemaparan dari Eka Budy Santoso membahas peran strategis humas dalam institusi kesehatan dan bagaimana lulusan komunikasi bisa berkontribusi dalam meningkatkan citra dan komunikasi institusi kesehatan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan memperkuat kurikulum di UNISA, sehingga lulusan dapat siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Lokakarya ini juga menekankan pentingnya kerjasama antara akademisi dan praktisi industri untuk menciptakan kurikulum yang relevan dan aplikatif.
Acara ditutup dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta, yang menambah wawasan serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum di masa mendatang. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.