Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Fakultas Ekonomi UII dibantu oleh Kirana Ecoprint Borobudur mengadakan pelatihan ecoprint bagi kelompok PKK Desa Pager Gunung, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. - ist
MAGELANG—Fakultas Ekonomi UII dibantu oleh Kirana Ecoprint Borobudur mengadakan pelatihan ecoprint bagi kelompok PKK Desa Pager Gunung, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.
Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota PKK, tetapi juga sebagai upaya menciptakan peluang usaha baru yang dapat dikembangkan menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Desa Pagergunung, yang terletak di daerah pegunungan dengan iklim sejuk, memiliki kekayaan alam berupa tanaman liar yang unik dan tumbuh subur di sekitarnya.
Tanaman-tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan seperti ecoprint. Meski potensi ini melimpah dan tersebar di banyak area desa, sayangnya, belum banyak dimanfaatkan secara optimal oleh warga untuk diolah menjadi produk kreatif yang dapat meningkatkan perekonomian dan memperkenalkan Desa Pagergunung sebagai desa wisata yang memiliki keunikan tersendiri.
Pelatihan ini sukses terselenggara berkat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII pada tahun 2024 melalui Program Pengabdian Unggulan (PPU). Dengan judul Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Melalui Pelatihan Ecoprint dari Daun dan Bunga Sekitar sebagai Pengembangan UMKM di Desa Pager Gunung.
BACA JUGA: Pembelian Pertalite dan Solar Bakal Dibatasi Mulai 1 Oktober 2024
Pelatihan ini diketuai oleh Rizqi Adhyka Kusumawati, SE., MBA dari Fakultas Ekonomi UII, dan dibantu oleh tim pelaksana, yaitu Lak Lak Nazhat El Hasanah dan Selfira Salsabila. Pelatihan ini juga melibatkan dua mahasiswi UII serta Kirana Ecoprint Borobudur sebagai narasumber yang memiliki keahlian dalam bidang ecoprint.
Rahwati, Ketua PKK Desa Pager Gunung, menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang besar kepada UII.
Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya memperkaya wawasan dan keterampilan para ibu PKK, tetapi juga membangkitkan semangat untuk mengembangkan usaha baru dengan memanfaatkan tanaman lokal menjadi karya seni bernilai tinggi.
Ia berharap produk ecoprint hasil karya PKK Desa Pager Gunung dapat menjadi oleh-oleh khas yang memperkuat identitas desa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.