Senam Bersama Ribuan Warga Buka Festival Mustika Rasa di Alkid
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta mengadakan pelatihan budidaya empon-empon di Desa Pandak, Bantul, pada Minggu (9/9/2024). Ist
BANTUL—Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta mengadakan pelatihan budidaya empon-empon di Desa Pandak, Bantul, pada Minggu (9/9/2024). Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para petani lokal yang antusias meningkatkan keterampilan dalam budidaya dan pengolahan empon-empon, serta pengembangan usaha lokal.
Acara ini dibuka dengan sambutan hangat dari Bapak Budi, Ketua Kelompok Tani Budidaya Empon Empon, yang menekankan pentingnya pemanfaatan lahan kosong untuk meningkatkan daya saing bisnis lokal. “Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada petani, sehingga dapat memaksimalkan potensi lahan yang ada dan menghasilkan produk empon-empon yang bernilai ekonomis,” ujar Bapak Budi.
Tim pengabdian masyarakat UPN Veteran Yogyakarta, yang terdiri dari Renung Reningtyas, Mahreni Heni Anggorowati, Darban Haryanto, serta lima mahasiswa UPNVY, memberikan materi yang komprehensif tentang teknik budidaya tanaman empon-empon. Mereka juga menjelaskan cara pengolahan empon-empon agar menjadi produk yang siap dipasarkan.
Dalam kegiatan ini, tim pengabdian masyarakat menggandeng Dwi Karti Handayani, pemilik CV Centerindo, seorang praktisi industri yang telah berpengalaman dalam memanfaatkan empon-empon sebagai produk lokal yang memiliki daya saing di pasar global. “Dengan sentuhan inovasi, produk berbasis empon-empon dapat menjadi komoditas yang diminati baik di dalam maupun luar negeri,” ungkap Hani.
Pendampingan selama pelatihan berlangsung secara interaktif, diselingi dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan para peserta untuk berkonsultasi langsung mengenai teknik budidaya dan strategi pemasaran. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, berharap ilmu yang didapat bisa diaplikasikan dalam kegiatan pertanian sehari-hari.
Kerjasama antara UPN Veteran Yogyakarta dan Kelompok Tani Budidaya Empon Empon ini diharapkan menjadi contoh sinergi yang baik antara institusi pendidikan dan masyarakat tani dalam rangka memberdayakan potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung upaya peningkatan perekonomian masyarakat Pandak melalui pengembangan produk berbasis empon-empon.
"Dengan pelatihan ini, kami berharap para petani dapat mengembangkan produk empon-empon menjadi komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai tambah," ujar Renung Reningtyas, koordinator tim pengabdian masyarakat UPN Veteran Yogyakarta.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat Bantul, khususnya di sektor pertanian. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pengembangan usaha lokal di Bantul, serta membuka peluang baru bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui inovasi produk empon-empon. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 30 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.