Astra Financial dan OJK Latih 1.000 Penggerak Literasi Keuangan
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
Pelatihan budi daya lidah buaya sebagai salah satu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. – ist
JOGJA—Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta berkomitmen dalam mentransfer teknologi dan pengetahuan kepada masyarakat melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Salah satu program unggulan yang tengah berjalan dilaksanakan di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, dengan menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) Kenanga dan KWT Sumber Rejeki sebagai mitra.
Program ini mengusung tema Pemberdayaan Asosiasi KWT di Desa Ngestiharjo Kabupaten Bantul dengan Peningkatan Nilai Tambah Hortikultura dan Komersialisasinya. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pengembangan potensi lokal yang ada pada kedua KWT, yaitu tanaman lidah buaya di KWT Sumber Rejeki dan produk bumbu pecel serta hortikultura di KWT Kenanga.
Program PKM ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melalui skema Pemberdayaan Desa Binaan.

Pelatihan pembuatan pupuk organik padat. - ist
Dengan adanya dukungan ini, kedua KWT diharapkan dapat terus mengembangkan usaha mereka, menjadi lebih berdaya saing, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi para anggotanya dan masyarakat sekitar.
Kegiatan yang dipimpin oleh Pauliz Budi Hastuti, bersama timnya, Ngatirah dan Mohammad Prasanto Bimantio, dan Siti Tamaroh Cahyono Murti, telah dimulai sejak Juli 2024.
Pauliz Budi Hastuti menjelaskan sejumlah program pelatihan dan pengembangan telah dilaksanakan, seperti pelatihan budi daya lidah buaya. “Pelatihan ini ditujukan bagi anggota KWT Sumber Rejeki untuk meningkatkan teknik budidaya lidah buaya, meliputi pembibitan, perawatan, hingga pemanenan yang optimal,” ujarnya seperti dalam keterangan tertulis kepada Harian Jogja, Rabu (23/10/2024).
Selain itu juga ada Pelatihan Good Agricultural Practices (GAP). Dalam kegiatan ini, Tim Instiper memberikan pelatihan terkait dengan penerapan praktik pertanian yang baik agar hasil produk hortikultura dari KWT Kenanga dan Sumber Rejeki dapat memenuhi standar keamanan pangan serta ramah lingkungan.
Ada juga Pelatihan Pembuatan Kompos dan Pupuk Organik Cair. Anggota KWT juga dibekali keterampilan pembuatan kompos dan pupuk organik cair, yang diharapkan mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi penggunaan pupuk kimia.
“Dalam upaya meningkatkan skala produksi, dilakukan perluasan lahan budidaya lidah buaya dan cabai yang diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil serta pengembangan produk olahan bernilai jual tinggi.” (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soroti mafia tanah yang sulit diberantas lewat kelakar "sampai kiamat kurang dua hari". Ini klarifikasi kementerian.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.
Simak rekomendasi website translator terbaik 2026, mulai Google Translate, DeepL, Microsoft Translator hingga layanan AI berbayar.
Monumen Paku Bumi mulai dibangun di Simpang Bayeman, Kota Magelang. Tingginya 15 meter dan ditargetkan rampung sebelum akhir 2026.