Menteri Abdul Mu'ti Tegaskan Kurikulum Merdeka dan K13 Masih Berlaku: Belum Ada Evaluasi

Newswire
Newswire Selasa, 07 Januari 2025 09:37 WIB
Menteri Abdul Mu'ti Tegaskan Kurikulum Merdeka dan K13 Masih Berlaku: Belum Ada Evaluasi

Abdul Muti. /Dok. Muhammadiyah

Harianjogja.com JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyebut belum ada evaluasi secara khusus terkait kurikulum pendidikan yang diberlakukan di sekolah-sekolah.

"Kami sekarang belum ada evaluasi itu [kurikulum]. Jadi, kebijakan kami sekarang Kurikulum Merdeka dan Kurikulum K13, dua-duanya masih berlaku," katanya dilansir Antara, Senin (6/1/2025).

BACA JUGA : Bazar Kuliner Jadi Cara Implementasikan Kurikulum Merdeka di Jogja

Kemendikdasmen saat ini tengah mempersiapkan "deep learning" sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kajian akademik "deep learning" sudah selesai, tetapi masih harus menunggu masukan masyarakat untuk menyempurnakannya.

"Kajian akademiknya sudah selesai dan kami menunggu masukan dari masyarakat untuk penyempurnaan kajian akademik," katanya.

Sebelumnya, Mu'ti menyampaikan "deep learning" atau pembelajaran mendalam adalah pendekatan belajar untuk meningkatkan kapasitas siswa, dan bukan kurikulum pendidikan.

"'Deep learning' itu bukan kurikulum. Itu pendekatan belajar," katanya, menanggapi perbincangan di media sosial yang sempat ramai tentang kurikulum baru "deep learning" yang dianggap akan menggantikan Kurikulum Merdeka.

BACA JUGA : Kepala Dinas Pendidikan DIY Yakin Kurikulum Pendidikan Tidak Berubah Secara Mendadak

Kemendikdasmen hingga kini masih mengkaji kurikulum pendidikan yang akan diterapkan di Indonesia dan belum memutuskan untuk mengganti Kurikulum Merdeka. "Belum ada keputusan soal itu. Yang saya sampaikan itu soal pendekatan belajarnya," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online