Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 8.0 Siap Digelar
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Kegiatan sosialisasi pengetahuan dan pemahaman yang dilakukan tim dosen UAD kepada karyawan CV Banyu Sabrang mengenai cara mengolah limbah cair, belum lama ini. - Istimewa
KULONPROGO—Di era modern, kesadaran pentingnya pengelolaan limbah cair dalam industri semakin mendesak dilakukan. Terlebih, limbah cair yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan. Karena itu, sosialisasi pengelolaan limbah cair untuk menciptakan industri bersih menjadi langkah penting.
Untuk mendukung upaya tersebut, dosen Program Studi Teknik Kimia, Magister Teknik Kimia, dan Program Studi Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi pengetahuan dan pemahaman kepada karyawan CV Banyu Sabrang mengenai cara mengolah limbah cair. Kegiatan ini dipimpin oleh Profesor Siti Jamilatun bersama tim dosen lainnya, yaitu Aster Rahayu; Dhias Cahya Hakika; Firda Mahira Alfiata Chusna; dan Isom Hilmi.
Sosialisasi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan wawasan praktis tentang teknologi tepat guna dalam pengelolaan limbah cair. Peserta diajak untuk memahami berbagai metode pengolahan limbah yang ramah lingkungan, sehingga diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Dengan pengetahuan ini, CV Banyu Sabrang diharapkan dapat bertransformasi menjadi industri yang lebih bersih dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Jadwal MotoGP Thailand 28 Februari-2 Maret 2025
Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa Magister Program Studi Teknik Kimia UAD antara lain Agsa Ardelia Musnamar, Hutri Puspita Sari, dan Lacynta Brellyant Atmadja. Mereka berperan mendampingi peserta selama sosialisasi. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam pengabdian masyarakat, tetapi juga dapat menerapkan ilmu yang mereka pelajari di bangku perkuliahan.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UAD. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik sehari-hari di industri. Hal ini diharapkan meningkatkan kesadaran pentingnya pengelolaan limbah cair yang baik, sekaligus mendorong terciptanya industri bersih yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Melalui langkah-langkah kecil ini, kami dapat berperan dalam menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” kata Profesor Siti Jamilatun melalui keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Kamis (27/2). Dengan pengetahuan yang tepat dan komitmen untuk bertindak, industri dapat menjadi pilar penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (****)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Atlético Madrid rekrut kiper sensasi Piala Dunia 2026, Vozinha, dengan nilai transfer Rp211 miliar. Kiper Tanjung Verde ini dikontrak hingga 2029.
Lewis Hamilton lolos dari penalti berat di GP Inggris 2026! Stewards hanya beri teguran untuk insiden bendera kuning. Podium ketiga tetap aman.
HP bisa lebih awet dan tetap kencang jika dirawat dengan benar. Simak cara sederhana menjaga baterai, performa, dan keamanan smartphone.
Harga cabai rawit merah masih tertinggi di pasar eceran nasional mencapai Rp62.100 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru menurut PIHPS Bank Indonesi
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.