Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Pelaksanaan UTBK 2025. /Antara.
Harianjogja.com, BANDUNG—Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 di ITB pada hari pertama, Rabu, disebut berjalan lancar dengan persentase kehadiran 96 persen lebih.
Rektor ITB Prof Tatacipta Dirgantara yang meninjau pelaksanaan UTBK hari pertama di ITB Kampus Ganesha mengungkapkan sebanyak 965 peserta terdaftar untuk mengikuti UTBK sesi 1 di lima lokasi ujian, yakni empat lokasi ujian di ITB Kampus Ganesha, yang terdiri dari ITB-01, ITB-02, ITB-03, dan ITB-04, serta lokasi mitra di SMAN 5 Bandung.
"Dari jumlah tersebut, 933 peserta hadir mengikuti ujian, sementara 32 lainnya tercatat tidak hadir. Dengan demikian, tingkat kehadiran peserta mencapai 96,64 persen," kata Tata di Bandung.
Persentase kehadiran tertinggi di lokasi ITB-02 dengan 97,71 persen, disusul oleh ITB-04 (97,33 persen), ITB-01 (97,55 persen), ITB-03 (95,92 persen), dan SMAN 5 Bandung (94,67 persen).
Meski secara umum berlangsung tertib, terdapat satu peserta yang datang terlambat. Peserta tersebut, yang berasal dari Cianjur, tiba di lokasi ujian pada pukul 08.00 WIB, melewati jadwal kedatangan yang ditetapkan pada pukul 06.45 WIB.
"Pada pelaksanaan pagi tadi terdapat satu peserta yang terlambat datang. Jadi mohon untuk adik-adik yang akan melaksanakan UTBK dapat memperhatikan waktu keberangkatan dan hadir lebih awal ke lokasi ujian," ujarnya.
Dalam peninjauannya, Tata sempat menyapa lalu berbincang dengan para peserta UTBK, dan mengingatkan pentingnya persiapan fisik dan mental sebelum menghadapi ujian.
"Lebih baik datang lebih awal, siapkan diri, istirahat sehari sebelumnya yang cukup, makan pagi, dan jangan lupa minta doa serta restu ke orang tua. Mudah-mudahan UTBK-nya lancar dan semuanya bisa mendapatkan apa yang diharapkan, diterima di perguruan tinggi pilihannya masing-masing. Selamat menempuh ujian," tuturnya.
Untuk hari kedua pelaksanaan UTBK, pada Kamis (24/4), diinformasikan panitia telah melakukan persiapan khusus untuk menyambut peserta berkebutuhan khusus.
"Koordinasi telah dilakukan langsung dengan peserta yang bersangkutan guna memastikan tersedianya fasilitas yang sesuai, sehingga peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan optimal," kata dia menambahkan.
Pelaksanaan UTBK di ITB kali ini bersamaan dengan agenda Wisuda April 2025. ITB menyadari bahwa pelaksanaan dua agenda besar ini berpotensi menimbulkan kepadatan di sekitar kampus, khususnya di kawasan Sabuga dan Ganesha.
Oleh karena itu, sejumlah langkah antisipatif disiapkan, seperti penyesuaian waktu pelaksanaan, koordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat wilayah Kecamatan Coblong dan sekitarnya, serta rekayasa arus lalu lintas untuk menjaga kelancaran. Selain itu, peserta disarankan menggunakan transportasi daring atau umum mengingat kapasitas parkir yang terbatas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.