40 KDMP Sleman Beroperasi, 46 Koperasi Masih Hadapi Kendala
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menggelar Festival Dalang Cilik di Pendopo Foodcourt UNY, Selasa (13/5/2025)-Kamis (15/5/2025). Festival ini merupakan wadah untuk melahirkan dalang muda. - ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menggelar Festival Dalang Cilik di Pendopo Foodcourt UNY, Selasa (13/5/2025) - Kamis (15/5/2025). Festival ini merupakan wadah untuk melahirkan dalang muda.
Ketua Panitia, Galang Prastowo, mengatakan festival tersebut digelar rutin setiap tahun untuk peserta jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Ada total 78 peserta yang ikut dalam festival.
“Ada 18 finalis dari keseluruhan peserta. Peserta tidak lolos seleksi ada 58 orang, mereka berasal dari DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” kata Galang, Selasa (13/5/2025).
Galang menegaskan semua peserta telah melalui proses seleksi awal yang ketat. Seleksi dilakukan oleh dewan juri melalui pengiriman video kepada panitia. Selama tiga hari pelaksanaan, para finalis akan menunjukkan kemampuan mereka melalui pembawaan kisah-kisah wayang.
Festival tersebut menjadi bukti bahwa kesenian tradisional masih hidup dan berkembang di kalangan generasi muda. Para siswa dari sejumlah sekolah dasar juga turut menyaksikan secara langsung final tersebut.
Rektor UNY, Profesor Sumaryanto, mengatakan penyelenggaraan festival kali ini dilakukan secara kolaboratif antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB).
BACA JUGA: Dua Ekor Sapi Kurban untuk Presiden Prabowo Dipasok dari Bantul
“Festival ini merupakan wadah lahirnya talenta-talenta muda berbakat di bidang pedalangan. Sebab itu, saya mohon kepada Dekan FBSB yang baru untuk terus mengapresiasi dan merawat seni di UNY,” kata Sumaryanto.
Sumaryanto mengaku Festival Dalang Cilik tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-61 UNY.
Panitia akan mengambil tiga juara untuk setiap kategori. Mereka akan mendapat hadiah uang pembinaan sesuai posisi juara. Juara I akan mendapat Rp7,5 juta; Juara II akan mendapat RP5,5 juta; dan Juara III Rp3,5 juta. Selain itu, ada piagam penghargaan dan trofi.
Kriteria penilaian mencakup lakon, antawecana, sabet, dan sanggit. Kriteria lain ada iringan yang mencakup dhodhongan, keprakan, sulukan, dan karawitan. Terakhir adalah keseluruhan penyajian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.