Inflasi Juni 2026 Capai 0,44 Persen, Transportasi Penyumbang Utama
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.
LPDP./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden AS Donald Trump belakangan terus memperketat kebijakan imigrasi. Imbasnya, nasib WNI yang sedang dan akan melanjutkan studi di universitas-universitas AS menjadi tidak jelas.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan mengaku terus berkomitmen untuk memastikan kelangsungan studi para penerima beasiswa yang terdampak oleh perubahan kebijakan visa Pemerintah AS.
"Saat ini terdapat 360 awardee yang akan melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Sebagian dari mereka telah memperoleh visa, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pengajuan," tulis LPDP dalam pernyataan resminya, Senin (2/6/2025).
Untuk awardee yang mengalami penolakan visa, LPDP menyiapkan tiga opsi alternatif. Pertama, penundaan atau cuti studi dengan persetujuan dari pihak universitas.
Kedua, perpindahan studi ke universitas lain yang memungkinkan keberlanjutan studi. Ketiga, negosiasi untuk pelaksanaan perkuliahan secara daring sementara waktu.
Selain itu terkait keputusan pemerintah AS yang menghentikan hak sponsor Harvard University dalam penerbitan visa F1 dan J1 untuk mahasiswa asing, pengadilan telah menangguhkan pemberlakuan kebijakan tersebut. "Dengan demikian, mahasiswa asing termasuk awardee LPDP dapat tetap melanjutkan studi secara normal," jelas pernyataan LPDP.
LPDP tidak menampik keputusan pengadilan masih bersifat penangguhan sementara. Oleh sebab itu, LPDP mengaku terus memantau perkembangan di AS. LPDP mengungkap terdapat 46 awardee LPDP yang sedang menempuh studi di Harvard, yang 24 di antaranya telah menyelesaikan studi dan akan segera kembali ke Indonesia.
LPDP mengimbau seluruh awardee untuk tidak bepergian ke luar wilayah AS untuk mengantisipasi potensi pembatasan keimigrasian yang dapat berdampak pada status visa. LPDP mengaku terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
BACA JUGA: Jadwal Kereta Bandara YIA Hari Ini Senin 2 Juni 2025, Berangkat dari Stasiun Tugu dan YIA
"Jika terjadi perubahan kebijakan yang menjabat kelangsungan studi, LPDP telah menyiapkan selama respons cepat berupa cuti akademik, perpindahan universitas, atau penyelenggaraan perkuliahan daring," lanjut pernyataan tersebut.
LPDP meminta seluruh penerima beasiswa untuk tetap tenang, waspada, dan terus memantau perkembangan kebijakan imigrasi. Bagi awardee yang menghadapi kendala, LPDP menyatakan akan memberikan dukungan penuh guna memastikan keberlanjutan studi mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.