Astra Motor Yogyakarta Edukasi Prediksi Bahaya bagi Siswa SMK
Bekerja sama dengan SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung, Astra Motor Yogyakarta menggelar pelatihan Safety Riding intensif bagi para siswa
Kepala LLDIKTI Wilayah V, Setyabudi Indartono (kiri) menyerahkan Surat Izin Pembukaan Program Studi Teknik Dirgantara Program Magister kepada Ketua STTKD, Erwhin Irmawan, Jumat (20/6/2025). - Harian Jogja/Kiki Luqman
BANTUL—Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) resmi membuka program Magister. Ketua STTKD Erwhin Irmawan menyampaikan bahwa studi teknik dirgantara program magister jadi yang pertama di STTKD.
"Program Magister ini adalah yang pertama di STTKD, kami sudah menginisiasi program ini sejak 2019, alhamdulillah terealisasi tahun ini. Awalnya itu Studi Teknik Dirgantara yang S1 mendapat akreditasi unggul pada 2024 dan akhirnya kami membuat rancangan untuk melanjutkan ke Magister," ucapnya, Jumat (20/6/2025).
Erwhin mengatakan, implementasi pembelajaran program magister akan dimulai pada September mendatang.
Adapun, terkait dengan kuota, Program Magister STTKD nantinya akan membuka sebanyak 30 mahasiswa. "Kami siapkan 20-30 mahasiswa karena memang baru satu kelas. Tetapi ke depannya kami akan tambah lagi, kuota itu kami tentukan karena kami baru memiliki lima dosen untuk Program Magister. Awal tahun depan kami tambah dua dosen lagi," ucap Erwhin.
BACA JUGA: Kasus Korupsi Dana Hibah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Diperiksa KPK
Dengan dibukanya Program Magister Studi Teknik Dirgantara tersebut, Erwhin berharap nantinya ada konsentrasi perawatan pesawat. Pasalnya, sejauh ini, di Indonesia baru ada satu universitas yang memiliki program tersebut. “Makanya kami juga ingin berkontribusi untuk mercerdaskan bangsa khususnya di industri perawatan pesawat," ucap Erwhin.
Sementara itu Kepala LLDIKTI Wilayah V, Setyabudi Indartono yang menyerahkan Salinan Surat Izin Pembukaan Program Studi Teknik Dirgantara Program Magister menyampaikan bahwa STTKD sudah patut untuk membuka program magister.
"Selamat untuk STTKD karena sudah membuktikan kepada kami bahwa kampus ini patut untuk membuka program magister. Salah satu indikasi kampus yang itu adalah seperti kampus ini, berani mengembangkan jurusannya ke Program Magister. Sekali lagi selamat untuk STTKD.” (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bekerja sama dengan SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung, Astra Motor Yogyakarta menggelar pelatihan Safety Riding intensif bagi para siswa
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.
Manajemen PSIM Jogja mengaku ingin kembali ke Stadion Mandala Krida, namun renovasi diperkirakan belum selesai musim depan.
PKS Bantul menggelar Milad ke-24 dengan bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dan santunan bagi masyarakat di Bantul.
Menkeu Purbaya menilai pelemahan IHSG dan rupiah hanya sentimen jangka pendek karena fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.
KPK memanggil Muhadjir Effendy sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024, namun pemeriksaan ditunda.