KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Para siswa SMAIA 9 Jogja yang berprestasi dan mendapatkan serpikat HAKI dari Kementerian Hukum atas hasil risetnya. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—SMA Islam Al Azhar 9 Jogja mencatatkan prestasi gemilang dalam pemeringkatan (ranking) capaian prestasi peserta didik yang dilakukan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) untuk sekolah-sekolah negeri dan swasta.
Berdasarkan data resmi yang dirilis melalui laman simt.kemdikbud.go.id data tahun 2025, sekolah ini berhasil menembus peringkat Top (ranking) 19 Nasional, Top 2 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Top 1 Kabupaten Sleman. Khusus untuk sekolah swasta masuk Top 7 nasional.
Capaian ini merupakan hasil dari akumulasi perolehan medali emas, perak, dan perunggu dalam berbagai lomba akademik maupun non-akademik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Medali-medali tersebut diraih melalui ajang kompetisi bergengsi di bidang olahraga, riset dan inovasi, serta seni budaya, yang semuanya diakui dan dikurasi oleh Puspresnas.
Kepala Satuan Pendidikan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, Agung Widiyanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras para siswa, guru pembina, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan prestasi.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari budaya unggul yang terus kami bangun. Kami selalu mendorong siswa untuk aktif dalam lomba-lomba Puspresnas karena ajang tersebut memiliki nilai strategis baik secara akademik maupun non-akademik,” ujar Agung pada Rabu, (2/7/2025).
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam lomba yang direkomendasikan oleh Puspresnas bukan sekadar mengejar piala, namun merupakan bagian dari pengembangan karakter, kepemimpinan, daya juang, dan portofolio akademik yang kuat.
Dia menambahkan, prestasi siswa di ajang-ajang ini menjadi nilai tambah dalam seleksi perguruan tinggi jalur prestasi (SNBP), beasiswa KIP Kuliah, dan PPDB Jalur Prestasi.
Sementara itu, SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta juga tampil menjadi salah satu sekolah yang berhasil memupuk semangat ilmiah siswanya secara konsisten. Bukti nyatanya terlihat dari tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) sekolah ini yang kian digandrungi para siswa.
Tak sekadar menjadi tempat bereksperimen, tim KIR telah menjelma menjadi wadah prestisius yang memoles gagasan menjadi karya konkret, bahkan hingga meraih pengakuan hukum dan hak cipta melalui sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), dan memperoleh Surat Pencatatan Ciptaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM RI.
Koordinator KIR SMA Islam Al Azhar 9 Jogja, Faprian Wijoyo Mulyopratikno mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu dua tahun terakhir sejak dirinya dipercaya memimpin tim KIR, tercatat 76 hasil penelitian ilmiah berhasil diproses secara sistematis, ketat, dan terukur.
Sebagai informasi, Puspresnas merupakan satuan kerja yang sebelumnya di bawah Kemendikbudristek RI, yang memiliki mandat untuk merancang, menyelenggarakan, dan mengevaluasi berbagai kegiatan pengembangan potensi dan talenta peserta didik.
Ajang-ajang seperti Kompetisi Sains Nasional (KSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), hingga seleksi untuk mewakili Indonesia dalam Olimpiade Sains Internasional merupakan bagian dari program strategis Puspresnas.
Agung Widiyanto menyebutkan bahwa capaian ini akan dijadikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan mutu pembinaan prestasi siswa. Ia menegaskan bahwa SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta akan terus membuka ruang ekspresi dan dukungan penuh terhadap minat dan bakat peserta didik.
“Kami ingin menjadi sekolah yang tidak hanya unggul di akademik, tetapi juga sebagai pusat pengembangan talenta yang berdaya saing nasional dan internasional,” tegasnya.
Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi SMA Islam Al Azhar 9 Jogja sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap kurikulum Merdeka Belajar dan selaras dengan semangat Talenta Merdeka yang dicanangkan oleh pemerintah.
"Sekolah ini kini menjadi salah satu contoh sukses bagaimana sinergi antara penguatan karakter, akademik, dan non-akademik dapat melahirkan siswa berprestasi dan berdaya saing tinggi," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.