Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Foto ilustrasi hutan. - Freepik
Harianjogja.com, BENGKULU—Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mendapatkan hak pengelolaan hutan seluas 1.992 hektare untuk mendukung riset dan pendidikan bagi civitas akademikanya.
"Tadi saya menyerahkan SK KHDTK (Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus), di mana Kementerian Kehutanan memberikan hak kelola kepada Universitas Muhammadiyah Bengkulu sekitar 1.992 hektare. Nanti hutan ini dapat dijadikan untuk melakukan riset dan penyelidikan oleh universitas," kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Bengkulu, Senin (4/8/2025).
Selain riset, menurut dia, pengelolaan oleh UMB tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai dari kawasan hutan.
"Sekaligus juga bisa menanam semacam penanaman dengan cara agroforestri, sehingga juga bisa menjadikan penghasilan untuk universitas," kata dia.
BACA JUGA: Bank Indonesia Luncurkan Layanan QRIS Tap Transportasi Publik DIY
Raja Juli mengatakan pengelolaan kawasan hutan oleh UMB bukan yang pertama.
"Ini sudah kami berikan ke berbagai universitas, ke IPB, UGM. Kalau kalian tahu ada daerah tandus dulu di Gunungkidul ya, kemudian dikelola oleh Universitas Gajah Mada, kemudian menjadi sangat hijau, ya ini bagian dari program KHDTK," ucapnya.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan dukungan penuhnya terhadap kerja sama antara UMB dan Kementerian Kehutanan dalam pengelolaan KHDTK.
Dia menegaskan Pemprov Bengkulu berkomitmen menjadikan daerah itu sebagai provinsi konservasi yang dapat menjadi model nasional dalam pengelolaan lingkungan berbasis pendidikan.
“KHDTK ini akan memperkuat posisi Bengkulu sebagai provinsi konservasi. Bahkan, berdasarkan pemberitaan, udara kita adalah yang paling bersih di Indonesia. Terima kasih kepada Menteri Kehutanan dan jajaran atas dukungan yang luar biasa ini,” ujar Gubernur Helmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.