Cuaca Ekstrem Serang Kolam Gurame Sleman, Tebar Benih Diminta Ditunda
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) lewat program Digital Talent Scholarship (DTS) 2025 membuka peluang bagi mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti pelatihan di bidang kecerdasan buatan, keamanan siber, cloud computing, hingga animasi dan game.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, mengatakan program yang Komdigi gulirkan merupakan komitmen Pemerintah dalam menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri.
“Ada Gerakan Nasioinal Literasi Digital juga yang menjadi program unggulan Komdigi. Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga pencipta konten positif,” kata Meutya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/10/2025)
Kementerian juga memfasilitasi kerja sama riset, inkubasi startup, hingga program magang industri, agar lulusan perguruan tinggi lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Pengembangan talenta digital di setiap wilayah Indonesia juga terus diupayakan, termasuk daerah 3T. Dengan memastikan akses internet cepat, talenta-talenta digital bisa tumbuh di seluruh penjuru Indonesia.
Hal tersebut dilakukan, karena Kementerian percaya Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa generasi muda yang melek digital dan berdaya saing global.
Meutya juga memberi pesan kepada mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) yang diwisuda pada Rabu (8/10/2025). Generasi STMM dituntut untuk memberi dampak positif bagi masyarakat atas ilmu yang dimiliki selain harus mampu menguasai teknologi.
Talenta unggul, menurut dia bukan hanya yang mahir membuat konten atau aplikasi, tetapi juga yang mampu membangun ekosistem digital yang beretika, inklusif, dan berkelanjutan.
“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan. Generasi yang tidak sekadar mengikuti arus perkembangan teknologi, melainkan yang berani menciptakan solusi, baik untuk bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga ekonomi kreatif,” katanya.
Ketua STMM Yogyakarta, Agung Harimurti, mengatakan ada 250 wisudawan dan wisudawati yang mengikuti wisuda pada Rabu (8/10). Dari jumlah itu, 26% di antaranya telah terserap di dunia kerja baik Perusahaan swasta maupun instansi pemerintah serta pada industri kreatif dengan berwirausaha.
Guna membekali para mahasiswa dalam pengalaman organisasi sebelum terjun ke dunia industri, di dalam kurikulum juga diberikan mata kuliah praktikum yang terdiri dari Praktikum Individu, Praktikum Kelompok, Praktikum Gabungan, Praktikum Simulasi, dan Gelar Karya.
Bekal tersebut menjadi wujud nyata upaya menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri sebagaimana telah disampaikan Menteri Komdigi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Pemkot Jogja memastikan JLFR tetap digelar di Malioboro pada 31 Juli 2026 tanpa penutupan jalan, dengan pengamanan dari Dishub dan Satlantas.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.
BPBD Kulonprogo mulai mendistribusikan air bersih sejak awal Juli 2026 akibat kekeringan. SK Siaga Darurat disiapkan untuk mengakses dana BTT.