Penataan Sumbu Filosofi, Parkir Bus Wisata Ditutup, Ekonomi Kota Jogja Terdampak
Krisnadi menyoroti dampak penataan Sumbu Filosofi terhadap PAD Jogja, parkir wisata, investasi, dan ekonomi masyarakat.
UPN Veteran Yogyakarta. Istimewa/web UPNV YK
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Yogyakarta merencanakan penambahan kuota penerimaan mahasiswa baru pada 2026 seiring peningkatan daya tampung pendidikan tinggi negeri di DIY dan tingginya minat calon mahasiswa.
Humas UPNV Yogyakarta, Markus Kusnardijanto, mengatakan kuota penerimaan mahasiswa baru jenjang Sarjana (S1) pada 2025 mencapai 6.380 kursi dan pada 2026 diproyeksikan meningkat menjadi 6.500 kursi.
“Penambahan kuota untuk tahun depan masih belum pasti. Kemungkinan total kuota mencapai 6.500 kursi,” kata Markus saat dihubungi, Minggu (21/12/2025).
Kuota penerimaan mahasiswa baru UPNV Yogyakarta juga terus bertambah sejak tahun sebelumnya. Pada 2024, kuota tersebut tercatat mencapai 5.860 kursi.
Di sisi lain, Humas Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dedy Herdito, mengatakan kuota penerimaan mahasiswa baru UNY pada 2025 sekitar 7.240 kursi. Menurutnya, kuota penerimaan mahasiswa baru UNY dari tahun ke tahun relatif stabil.
“Kalau kuota 2026 belum keluar datanya. Kami baru akan rapat pada Januari nanti. Masih menunggu informasi dari panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 juga,” kata Dedy.
Sementara itu, Humas Universitas Gadjah Mada (UGM), Hestining Kurniastuti, mengaku belum mengetahui penetapan kuota dalam SNPMB 2026. Hingga kini, UGM masih mengacu pada kuota SNPMB 2025 dengan jumlah 9.254 kursi.
Kuota tersebut mencakup program Sarjana dan Sarjana Terapan yang diselenggarakan oleh 18 fakultas dan satu Sekolah Vokasi, dengan total 93 program studi.
Rencana penambahan kuota mahasiswa baru ini diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi di DIY, khususnya melalui UPNV Yogyakarta, UNY, dan UGM, pada penerimaan mahasiswa baru 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Krisnadi menyoroti dampak penataan Sumbu Filosofi terhadap PAD Jogja, parkir wisata, investasi, dan ekonomi masyarakat.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Yusril Ihza Mahendra mendorong reformasi UU Tipikor untuk membedakan risiko bisnis dengan korupsi dan menyelaraskan aturan dengan standar UNCAC.
BI mewaspadai dampak El Niño terhadap inflasi pangan yang mencapai 5,03% pada September 2026. Beras, cabai, dan bawang merah menjadi perhatian.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.