MK Tolak Gugatan Kuota Internet Hangus karena Dinilai Kabur
MK menyatakan gugatan kuota internet hangus kabur atau obscuur sehingga permohonan uji materi UU Cipta Kerja tidak dilanjutkan.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi mengumumkan pembukaan Beasiswa Garuda Sarjana (S1) 2026 dengan penajaman pada 10 bidang prioritas nasional. Program Beasiswa Garuda Sarjana 2026 ini diarahkan untuk mencetak talenta unggul yang siap memperkuat sektor-sektor strategis pembangunan Indonesia.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama pemerintah agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
“Kami menginginkan adanya talenta-talenta unggul dari bangsa kita yang dapat bersaing di kancah global," katanya di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Beasiswa Garuda Sarjana 2026 tidak hanya membuka akses ke perguruan tinggi kelas dunia, tetapi juga memperluas skema pembelajaran melalui program joint degree dan double degree dengan kampus luar negeri. Seleksi dilakukan secara objektif dan terbuka bagi seluruh peserta.
"Kami juga akan memilih talenta-talenta terbaik itu untuk bersekolah di kampus-kampus top di Indonesia, tapi dengan tambahan joint degree atau double degree ke sekolah-sekolah di luar negeri," ujarnya.
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek) Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani menjelaskan, Beasiswa Garuda Sarjana merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto yang terintegrasi dalam ekosistem SMA Unggul Garuda.
Program tersebut telah berjalan sejak 2025 dengan dukungan terhadap ratusan mahasiswa Indonesia di perguruan tinggi terbaik dunia.
"Di tahun 2025 kami telah mendukung kurang lebih 416 penerima Beasiswa yang saat ini berkuliah di berbagai perguruan tinggi terbaik di dunia," ucapnya.
Pada seleksi 2026, sistem penilaian mengalami penyesuaian penting. Penentuan tujuan studi kini berbasis pada peringkat program studi terbaik dunia (ranking subject), bukan lagi peringkat universitas secara umum.
"Tahun ini sudah dipilih 100 ranking subject, jadi rankingnya berdasarkan kepada bidang studi atau prodi yang terbaik berdasarkan QS," tutur Najib Burhani.
Fokus Beasiswa Garuda Sarjana 2026 diarahkan pada 10 bidang prioritas nasional, antara lain:
Selain itu, pada seleksi tahun ini Letter of Acceptance (LoA) tidak lagi menjadi syarat utama. Kebijakan ini dilakukan agar program lebih terukur dan selaras dengan arah pembangunan nasional.
Melalui penguatan Beasiswa Garuda Sarjana 2026 pada bidang-bidang strategis tersebut, pemerintah menargetkan lahirnya generasi muda yang kompeten secara akademik dan siap berkontribusi langsung terhadap agenda pembangunan nasional berbasis inovasi dan ilmu pengetahuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
MK menyatakan gugatan kuota internet hangus kabur atau obscuur sehingga permohonan uji materi UU Cipta Kerja tidak dilanjutkan.
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.