Afgan Siapkan 30 Lagu di Konser Retrospektif Jakarta
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
Foto ilustrasi transformasi digital - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat transformasi digital pendidikan dengan mengoptimalkan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Digital Interaktif (PID) di ruang kelas melalui webinar pelatihan bagi guru. Langkah ini menjadi strategi agar perangkat yang telah terdistribusi ke berbagai satuan pendidikan benar-benar digunakan secara efektif dan berdampak pada proses belajar-mengajar.
Program pelatihan tersebut dirancang sebagai bagian dari percepatan digitalisasi sekolah, sekaligus memastikan PID tidak sekadar menjadi perangkat pendukung, melainkan terintegrasi dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Melalui skema Pelatihan Mandiri di Ruang GTK Rumah Pendidikan, guru didorong untuk menguasai fitur, strategi, serta pendekatan pedagogis berbasis teknologi.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menegaskan pentingnya keselarasan teknologi pendidikan dengan kebutuhan masa depan.
“Papan Interaktif Digital harus menjadi jembatan transformasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan dan dunia kerja,” ujarnya di Jakarta, Minggu.
Ia menekankan, pemanfaatan PID harus melampaui fungsi perangkat teknologi semata, tetapi menjadi instrumen pedagogi yang menghadirkan pembelajaran interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada murid. Guru dapat mengakses seluruh materi pelatihan secara fleksibel melalui Ruang GTK Rumah Pendidikan menggunakan akun belajar.id.
“Melalui pelatihan ini, guru dapat mengakses materi secara fleksibel melalui Ruang GTK Rumah Pendidikan menggunakan akun belajar.id. Materi pelatihan mencakup pengenalan fitur PID, strategi pedagogis interaktif, hingga praktik implementasi di kelas,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menilai keberhasilan transformasi digital sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia, khususnya guru.
“Transformasi pendidikan berawal dari guru yang adaptif dan terus belajar. Teknologi akan berdampak ketika dimanfaatkan untuk menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada murid,” katanya.
Setelah menuntaskan seluruh modul yang tersedia, peserta pelatihan akan memperoleh Surat Keterangan Telah Menyelesaikan Topik Pelatihan sebagai bukti partisipasi sekaligus penyelesaian program. Sertifikat tersebut menjadi bagian dari rekam jejak pengembangan kompetensi guru dalam mendukung transformasi digital pendidikan.
Lebih lanjut, ia menambahkan pelatihan ini disusun dengan fokus pada penguatan kompetensi, pendalaman praktik pemanfaatan PID di kelas, serta penyusunan langkah konkret agar teknologi benar-benar menghadirkan dampak nyata bagi murid.
Pelatihan tersebut tidak hanya menekankan aspek administratif, tetapi juga perubahan pola pikir dan pendekatan mengajar, sehingga pemanfaatan Papan Digital Interaktif di ruang kelas dapat mendorong pembelajaran yang lebih adaptif, relevan, dan sesuai kebutuhan era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.