Lahan Sekolah Rakyat Temanggung Masih Ditolak Warga
Pemkab Temanggung masih menyelesaikan persoalan sosial lahan Sekolah Rakyat di Ngadirejo yang ditolak sebagian warga.
Sekolah Rakyat yang tuntas direnovasi oleh Nindya Karya. ANTARA/HO-Nindya Karya
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG—Program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menunjukkan perkembangan positif setelah melewati masa awal pelaksanaan yang penuh tantangan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut kondisi pembelajaran kini jauh lebih stabil dibandingkan dua bulan pertama pelaksanaan program.
Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat di Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa berbagai kendala yang sempat muncul di awal program kini mulai teratasi secara bertahap.
“Berbagai tantangan pada awal penyelenggaraan kini mulai teratasi. Bulan pertama dan kedua memang cukup berat, tetapi sekarang kondisinya jauh lebih baik,” ujar Mensos.
Ia menjelaskan, saat ini proses belajar mengajar sudah berjalan lebih efektif. Para guru dan siswa juga disebut mulai beradaptasi dengan lingkungan pendidikan berbasis sosial tersebut. Disiplin serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) juga mulai berjalan lebih konsisten.
“Alhamdulillah pembelajaran di sini berjalan dengan baik. Kami melihat langsung bagaimana guru mengajar, bagaimana kedisiplinan diterapkan,” tambahnya.
Menurut Gus Ipul, karakter siswa di Sekolah Rakyat sangat beragam. Sebagian besar berasal dari keluarga kurang mampu, bahkan ada yang belum pernah mengenyam pendidikan formal sebelumnya. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik.
“Ada yang sudah setingkat SMA tapi belum bisa membaca, sementara yang lain cepat beradaptasi. Ini menjadi tantangan besar bagi guru,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengapresiasi kerja sama antara pemerintah daerah, kepala sekolah, dan tenaga pendidik yang terus berupaya menyesuaikan metode pembelajaran. Kemensos, lanjutnya, juga terus melakukan evaluasi berkala serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan.
Menariknya, sekitar 75 persen siswa Sekolah Rakyat disebut memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sementara 25 persen lainnya diarahkan untuk memasuki dunia kerja atau program pemberdayaan ekonomi.
“Sebagian ingin kuliah, sebagian lain kami arahkan ke dunia kerja termasuk koperasi desa yang sedang disiapkan,” kata Gus Ipul.
Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu solusi untuk menjangkau anak-anak yang putus sekolah, meski kapasitasnya masih terbatas. Pemerintah pusat dan daerah akan terus berkolaborasi agar program ini semakin luas dan efektif dalam menjawab persoalan pendidikan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Temanggung masih menyelesaikan persoalan sosial lahan Sekolah Rakyat di Ngadirejo yang ditolak sebagian warga.
Emil Audero mencatat clean sheet saat Cremonese menang 3-0 atas Pisa dan menjaga peluang bertahan di Serie A Italia musim ini.
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi kalah dramatis dari Coco Gauff/Caty McNally di Italian Terbuka 2026 lewat super tie break 11-13.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 11 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 11 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Google memperbarui AI Overviews dengan fitur Expert Advice yang menampilkan pengalaman nyata pengguna dari forum dan media sosial.