130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui Program Beasiswa Sleman Pintar 2026 dengan menggandeng 34 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (22/5/2026).
Kolaborasi antara Pemkab Sleman dan puluhan perguruan tinggi itu menjadi langkah strategis untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas, khususnya bagi pelajar dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan studi hingga jenjang perguruan tinggi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, mengatakan pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang sangat penting dalam pembangunan daerah sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan adalah kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus jalan paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi,” kata Susmiarto dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, Pemkab Sleman berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata agar tidak ada anak di Sleman yang kehilangan kesempatan meraih masa depan hanya karena keterbatasan ekonomi.
Program Beasiswa Sleman Pintar disebut menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah dalam mendukung generasi muda agar berkembang menjadi sumber daya manusia yang unggul, kreatif, kritis, dan memiliki daya saing tinggi.
“Pemkab Sleman memiliki cita-cita besar menghadirkan minimal satu sarjana dalam setiap keluarga. Karena itu, kami terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi agar manfaat program ini semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono, turut mengapresiasi langkah Pemkab Sleman yang dinilai konsisten memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan tinggi.
Ia menilai Sleman memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pendidikan di DIY dengan jumlah perguruan tinggi yang besar. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui perluasan kerja sama dengan 34 perguruan tinggi tersebut, Pemkab Sleman berharap Program Beasiswa Sleman Pintar 2026 mampu membuka peluang pendidikan yang lebih luas, memperkuat kualitas generasi muda, serta mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.