Bantuan Modal Usaha Tanpa Agunan 2026, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Foto siswa SMA.- Ilustrasi dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menetapkan perubahan jadwal dan sistem pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, dan MA/sederajat tahun 2026, dengan pelaksanaan dimajukan sekaligus durasi ujian diperpanjang menjadi empat hari.
Perubahan tersebut diumumkan oleh Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, dikutip Kamis (28/5/2026). Ia menyebut bahwa jadwal TKA kini berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Menurut Rahmawati, pemajuan jadwal dilakukan agar tidak mengganggu tahapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang akan dimulai pada Januari 2027. Dengan penyesuaian ini, pelaksanaan asesmen diharapkan lebih tertata dan tidak tumpang tindih dengan agenda seleksi masuk perguruan tinggi.
Selain perubahan jadwal, Kemendikdasmen juga mengubah durasi pelaksanaan TKA yang sebelumnya hanya berlangsung dua hari menjadi empat hari. Perubahan ini dilakukan sebagai respons atas masukan dari peserta dan sekolah yang menilai beban ujian sebelumnya terlalu padat karena tiga mata pelajaran diujikan dalam satu hari.
Dalam skema baru, setiap hari ujian hanya memuat satu hingga dua komponen mata pelajaran dan asesmen pendukung. Hari pertama diisi Bahasa Indonesia dan survei karakter, hari kedua Bahasa Inggris dan survei lingkungan belajar, hari ketiga Matematika dan numerasi, serta hari keempat dua mata pelajaran pilihan sesuai minat siswa.
Perubahan ini diharapkan memberikan ruang lebih luas bagi peserta didik untuk fokus pada setiap mata pelajaran, sehingga hasil asesmen dapat lebih optimal dibanding pelaksanaan sebelumnya yang lebih padat dalam waktu singkat.
Adapun rincian jadwal TKA 2026 meliputi pendaftaran pada 18 Agustus hingga 27 September 2026, simulasi pada 21–27 September 2026, serta gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026 yang bersifat wajib sebelum pelaksanaan utama dimulai.
Pelaksanaan utama TKA akan dibagi ke beberapa gelombang, yakni gelombang pertama pada 26–29 Oktober 2026, gelombang kedua pada 2–5 November 2026, serta gelombang khusus pada 31 Oktober–1 November dan 7–8 November 2026. Sementara itu, pelaksanaan susulan dijadwalkan berlangsung pada 16–29 November 2026.
Tahapan pengolahan hasil akan dilakukan pada 8 November hingga 22 Desember 2026, sebelum hasil resmi diumumkan pada 23 Desember 2026 sebagai penutup rangkaian asesmen nasional tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku UMKM bisa mempelajari pilihan bantuan modal usaha tanpa agunan, dokumen yang perlu disiapkan, cara pengajuan, serta ketentuan KUR 2026.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.
Pemkab Gunungkidul yakin Perda RTRW segera terbit sebelum 7 Oktober untuk mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.