Inovasi AI Mahasiswa Undip Raih Emas dan Best International Invention

Newswire
Newswire Sabtu, 30 Mei 2026 17:07 WIB
Inovasi AI Mahasiswa Undip Raih Emas dan Best International Invention

Inovasi Vocasignora karya mahasiswa Sekolah Vokasi Undip meraih medali emas dan Best International Invention pada WYIE 2026 di Malaysia.

Harianjogja.com, SEMARANG—Sekolah Vokasi (SV) Universitas Diponegoro kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Melalui inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu penyandang tunarungu dan tunawicara, tim mahasiswa kampus tersebut berhasil meraih medali emas sekaligus penghargaan Best International Invention dalam ajang World Young Inventors Exhibition 2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

Prestasi tersebut diraih Tim Vocasignora dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Sekolah Vokasi Undip. Kompetisi yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand itu menjadi ajang bagi para inovator muda dari berbagai negara untuk mempresentasikan karya teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua Tim Vocasignora, Marska Fakhri Mulyana, menjelaskan bahwa timnya berhasil menarik perhatian dewan juri melalui inovasi bertajuk Vocasignora: Implementation of Smart Technology in Communication Processes to Assist Deaf and Speech-Impaired Individuals.

Vocasignora merupakan teknologi komunikasi berbasis sistem cerdas dan Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk menjembatani komunikasi antara penyandang tunarungu dan tunawicara dengan masyarakat umum. Teknologi tersebut mampu menerjemahkan bahasa isyarat menjadi suara, sekaligus mengubah suara menjadi teks secara real-time sehingga memungkinkan komunikasi dua arah yang lebih mudah, cepat, dan inklusif.

"Di pengembangan terbaru ini, kami fokus meningkatkan akurasi pembacaan bahasa isyarat dan respons sistem agar pengguna bisa berkomunikasi dengan lebih nyaman dan efektif," katanya.

Menurut Marska, penghargaan internasional tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi mampu menghasilkan inovasi teknologi yang kompetitif dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan nantinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas," ujarnya.

Keberhasilan Tim Vocasignora tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang berkontribusi dalam pengembangan inovasi dan partisipasi tim pada kompetisi internasional tersebut. Dukungan diberikan oleh PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Jasamarga, serta PT Semen Gresik Rembang.

Selain itu, dukungan juga datang dari IKA PAT, FNGT, D3, dan D4 Teknik Mesin Vokasi Undip yang turut mendorong pengembangan riset dan inovasi mahasiswa hingga mampu bersaing di tingkat global.

IKA PAT FNGT D3 dan D4 Teknik Mesin merupakan organisasi ikatan alumni Undip yang mewadahi para lulusan Program Pendidikan Ahli Teknik (PAT) dan Fakultas Non-Gelar Teknik (FNGT) yang saat ini berada di bawah naungan Sekolah Vokasi Undip. Peran alumni tersebut turut memperkuat ekosistem inovasi kampus sehingga berbagai karya mahasiswa dapat berkembang dan memperoleh pengakuan di tingkat internasional, termasuk melalui ajang World Young Inventors Exhibition 2026 di Malaysia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online