Benitez Tertarik Tangani Italia, Sinyal Kuat Jadi Pelatih Gli Azzurri
Rafael Benitez menyatakan siap melatih Timnas Italia. Eks pelatih Liverpool itu tertarik dengan tantangan di level internasional.
Bupati Sleman Harda Kiswaya penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu (3/6/2026) di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA). Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi. Kali ini, bantuan sarana laboratorium komputer senilai Rp299 juta disalurkan kepada sejumlah perguruan tinggi di Jogja melalui Program Beasiswa Sleman Pintar.
Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu (3/6/2026) di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, Pimpinan Baznas RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, serta jajaran terkait.
Bantuan yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat tersebut diwujudkan dalam bentuk perangkat penunjang pendidikan seperti komputer, printer, dan monitor. Tiga perguruan tinggi yang menerima bantuan ini yakni Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Universitas Amikom Yogyakarta, dan UNISA.
Dorong Pemerataan Pendidikan Tinggi
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas, terutama bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, pendidikan tinggi merupakan kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memutus rantai kemiskinan.
“Pemkab Sleman terus berupaya agar generasi muda memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Peningkatan SDM
Sementara itu, Rektor UNISA Warsiti menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan Baznas menjadi contoh nyata sinergi dalam membangun sumber daya manusia unggul.
Warsiti berharap program seperti Sleman Pintar dapat direplikasi oleh daerah lain di Indonesia, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan.
“Program ini bukan hanya bantuan, tetapi investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut,” katanya.
Program Pendidikan Jadi Favorit Muzakki
Di sisi lain, Rizaludin Kurniawan dari Baznas RI mengungkapkan bahwa penyaluran zakat untuk sektor pendidikan kini semakin diminati oleh para muzakki. Banyak donatur yang menilai program pendidikan memiliki dampak jangka panjang yang signifikan.
“Program pendidikan seperti ini mendapat respons positif dari para muzakki. Harapannya, bantuan ini benar-benar memberikan manfaat besar bagi para mahasiswa penerima,” jelasnya.
Dengan adanya dukungan sarana pendidikan ini, diharapkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi semakin meningkat dan mampu mencetak lulusan yang kompeten serta siap bersaing di dunia kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rafael Benitez menyatakan siap melatih Timnas Italia. Eks pelatih Liverpool itu tertarik dengan tantangan di level internasional.
Sultan HB X angkat bicara soal Lurah Condongcatur jadi tersangka korupsi TKD. Tegaskan hukum harus ditegakkan tanpa kompromi.
Viral truk trailer putar balik di Tol Semarang-Solo. TMJ minta maaf dan perketat pengawasan demi keselamatan pengguna jalan.
Inflasi DIY Mei 2026 naik jadi 0,15%. Tarif pesawat dan LPG jadi pemicu utama, sementara harga pangan turun menahan lonjakan.
PSSI ambil alih biaya akomodasi tim Piala AFF U-19 2026 di Sumut demi kelancaran turnamen dan menjaga nama baik Indonesia.
Fajar/Fikri tersingkir di Indonesia Open 2026 usai kalah dari pasangan China. Ganda putra Indonesia kompak gugur di babak pertama.