Toprak Razgatlioglu Akhiri Musim Debut MotoGP 2026 Lebih Cepat
Toprak Razgatlioglu menjalani operasi bahu setelah kecelakaan di Mandalika. Pebalap Yamaha itu harus mengakhiri musim debut MotoGP 2026 lebih cepat.
IPDN/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah mulai membuka jalan bagi pelaksanaan seleksi Sekolah Kedinasan 2026 setelah menerbitkan regulasi baru yang mengatur proses penerimaan peserta didik. Aturan tersebut menjadi dasar bagi kementerian dan lembaga penyelenggara untuk membuka pendaftaran calon peserta didik pada tahun ini.
Salah satu ketentuan yang perlu menjadi perhatian calon pelamar adalah pembatasan pilihan pendaftaran. Setiap peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada satu sekolah kedinasan sehingga keputusan memilih instansi harus dipertimbangkan sejak awal.
Kepastian pelaksanaan seleksi tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan.
Regulasi itu resmi ditetapkan pada 15 Juli 2026 dan sekaligus menggantikan PermenPANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang sebelumnya menjadi dasar pelaksanaan penerimaan sekolah kedinasan.
Penerbitan aturan baru tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan organisasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang terus berkembang.
Jalur Pendidikan untuk Menyiapkan Calon ASN
Sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh kementerian atau lembaga tertentu untuk menyiapkan sumber daya manusia sesuai kebutuhan instansi pemerintah.
Berbeda dengan perguruan tinggi umum, pendidikan kedinasan menerapkan pola ikatan dinas dan/atau pola pembibitan yang menjadi karakteristik utama sistem pembelajarannya.
Tujuan penerimaan peserta didik tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara, tetapi juga menyiapkan calon pegawai yang memiliki kompetensi teknis sesuai bidang tugas masing-masing instansi serta memiliki karakter sebagai pelayan publik.
Selain itu, peserta didik diharapkan memiliki integritas, profesionalisme, dan semangat menjaga persatuan bangsa.
Pemerintah menegaskan seluruh tahapan seleksi wajib dilaksanakan secara transparan, objektif, kompetitif, adil, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme.
Sembilan Instansi Buka Penerimaan
Berdasarkan PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026, terdapat sembilan kementerian dan lembaga yang membuka penerimaan peserta didik sekolah kedinasan.
Tahapan Seleksi yang Harus Dilewati
Selain mengatur instansi penyelenggara, regulasi terbaru juga menetapkan tahapan seleksi yang wajib diikuti seluruh pelamar.
Proses penerimaan dimulai dari pengumuman seleksi, pendaftaran, seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), seleksi lanjutan, penentuan kelulusan akhir, hingga pengumuman hasil seleksi.
Dari seluruh tahapan tersebut, SKD menjadi salah satu tahap yang paling menentukan.
Pemilihan instansi sejak awal menjadi salah satu keputusan penting yang dapat memengaruhi strategi persiapan peserta sebelum pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 resmi dibuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toprak Razgatlioglu menjalani operasi bahu setelah kecelakaan di Mandalika. Pebalap Yamaha itu harus mengakhiri musim debut MotoGP 2026 lebih cepat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.